Arzetty: Menjadikan Aceh Destinasi Wisata Halal Perintah Agama

Jakarta, Liputan.co.id – Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam memiliki garis pantai yang cukup panjang, kuliner dan aktivitas budaya yang sangat menarik sebagai destinasi wisata syariah.

Potensi ini menurut anggota Komisi X DPR RI, Arzetty Bilbina Setyawan sangat bepeluang dikembangkan sebagai wisata halal bagi wisatawan muslim di dunia.

“Sangat disayangkan potensi wisata syariah itu belum menggeliat. Jika dibandingkan dengan daerah lain, fasilitas syariah dan destinasi wisata Aceh cukup memadai,” kata Arzetty, dalam rilisnya, Jumat (4/8/2017).

Selama kunjungan kerja ke Aceh, anggota Komisi Pariwisata DPR ini meninjau sejumlah objek wisata antara lain Museum Tsunami, Museum PLTD Apung, Pantai Lampuuk, Tugu 0 Kilometer, hingga beberapa titik yang akan menjadi lokasi Sail Sabang 2017.

Salah satu yang jadi kendala ujar dia, kurangnya perhatian pemerintah dalam mengupayakan terlaksananya pariwisata berbasis industri kreatif di daerah yang memiliki destinasi pariwisata cantik, seperti Pulau Weh di Kabupaten Sabang.

“Indonesia ketinggalan dari Malaysia, Thailand, Korea Selatan, dan Jepang yang sudah lebih dulu menerapkan konsep wisata berbasis syariah. Padahal wisata syariah atau wisata religi merupakan ciri khas yang jarang dimiliki daerah lain,” ujar imbuh Arzetty.

Saat ini lanjut wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Timur I itu, pariwisata syariah masih dimaknai sebagai wisata rohani. Itu terjadi karena minimnya pencerdasan pariwisata syariah. Padahal, potensi pariwisata syariah semakin baik dengan tingkat pemahaman masyarakat yang lebih memilih pariwisata syariah.

Kemudian kata anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa itu, dalam pengembangan pariwisata syariah, industri kreatif dapat memberikan nilai jual pariwisata syariah.

“Tujuan menjadikan Aceh sebagai tujuan wisata halal bukan semata-mata untuk bisnis, akan tetapi murni perintah agama, mengingat Aceh merupakan daerah yang menerapkan syariat Islam. Jadi Aceh sangat potensial mengembangkan pariwisata syariah, sehingga mampu menjadi daya tarik wisatawan muslim dunia,” imbuhnya. (zul)

Komentar