HUT RI Ke-72, Sukamta: Saatnya Perkuat Teknologi dan Hankam

Jakarta, liputan.co.id – Anggota Komisi I DPR RI Sukamta PhD menyatakan Indonesia telah cukup berperan dalam berbagai isu luar negeri, seperti terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina di forum internasional juga ikut eksis dalam upaya perlindungan terhadap minoritas Rohingya di Myanmar di level ASEAN.

“Saya rasa ini sudah sesuai dengan amanat Pembukaan UUD 1945 untuk ikut menjaga perdamaian dan menghapus penjajahan di atas dunia,” kata Sukamta, dalam catatan Refleksi Memperingati HUT RI K-72, yang diterima wartawan, Selasa (15/8/2017).

Peran politik luar negeri Indonesia tersebur lanjut Sekretaris Fraksi PKS DPR ini, akan lebih kuat dan strategis jika Indonesia memiliki kekuatan ekonomi, teknologi dan hankam yang mumpuni mengingat tantangan kedaulatan Indonesia saat ini ada di tengah perebutan pengaruh negara-negara besar dalam sistem politik dunia yang multipolar.

“Konflik Laut Cina Selatan contoh nyata di dekat kita, berhadapan dengan armada China dan Amerika Serikat tidak mungkin memakai alutsista yang seadanya,” ujar Sukamta.

Pemaknaan terpenting dalam Kemerdekaan kata wakil rakyat dari daerah pemilihan Yogyakarta itu, tetap sebagaimana pesan Soekarno dan juga para pendiri bangsa, “BERDIKARI, berdiri di atas kaki sendiri”. “Kita lemah karena secara ekonomi, teknologi termasuk alutsista masih bergantung dengan luar negeri,” ujar Sukamta.

Oleh sebab itu, menurut Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri (BPPLN) DPP PKS ini secara khusus di bidang teknologi dan hankam yang menjadi bidang perhatian Komisi I DPR, harus mengarah kepada kemandirian.

“Caranya dengan meningkatkan agenda riset teknologi dan pengembangan SDM. Investasi untuk ini memang mahal, tetapi hasilnya akan dinikmati Indonesia di masa akan datang”, pungkas Sukamta.

Komentar