Jakarta, Liputan.co.id – Anggota Komisi I DPR RI Sukamta mengatakan, sebagai salah satu pemrakarsa berdirinya The Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) dan berperan aktif selama ini, Indonesia punya peluang memainkan peran yang lebih strategis dalam forum negara-negara Asia Tenggara.
“Saya kira, Indonesia tetap yang paling berpengaruh di ASEAN, peran yang lebih aktif tentu akan mendorong kawasan Asia Tenggara memiliki stabilitas ekonomi, politik dan keamanan yang kuat dan ini penting untuk Indonesia,” kata Sukamta, lewat rilisnya, Selasa (8/8/2017), menyambut hari jadi ASEAN ke-50.
Upaya Indonesia untuk memainkan peran lebih besar dan substansial lanjut Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, perlu didukung rancangan besar politik luar negeri. Selain itu peran lebih besar akan tumbuh jika Indonesia terus meningkat kekuatan ekonomi, pertahanan dan budayanya.
“Indonesia harus kuat agar ASEAN lebih berdaya menghadapi tantangan yang lebih serius, terutama perselisihan teritorial di Laut Cina Selatan yang menciptakan ketegangan di kawasan, serta persaingan geopolitik yang semakin ketat antara AS dan China,” ujar dia.
Wakil rakyat dari daerah pemilihan Yogyakarta itu mengingatkan, ada beberapa persoalan di internal ASEAN terkait konflik di Rohingya, instabilitas keamanan di Filipina Selatan, ancamam teroris dan beragam persoalan perbatasan antar-negara. Hal ini membutuhkan solusi jangka panjang.
“Saya kira sangat bagus jika ASEAN Peacekeeping Force bisa segera diwujudkan, ini akan bisa diperbantukan atasi persoalan keamanan dan konflik yang terjadi,” saran Kabid Pembinaaan dan Pengembangan Luar Negeri (BPPLN) DPP PKS ini.







Komentar