Menjawab Tantangan Zaman, Gebu Minang Perlu Reposisi

Jakarta, liputan.co.id – Mantan Sekretaris Umum Gerakan Ekonomi dan Budaya (Gebu) Minang, DR Saafroedin Bahar menyatakan perlu reposisi mendasar peran Gebu Minang.

Reposisi tersebut menurutnya, sesuai dengan dinamika masyarakat Minang secara keseluruhan memgingat keberadaan Gebu Minang ini sudah berusia 27 tahun.

“Saya merasa bahwa untuk tahun-tahun mendatang ada baiknya jika Gebu Minang direposisi menjawab perubahan dan dinamika yang terjadi,” kata Saafroedin, di Jakarta, Minggu (17/9/2017.

Menurut pendiri Partai Golkar Sumatera Barat ini, Gebu Minang perlu memusatkan perhatian pada tiga bidang utama. Pertama, fokus pada penelitian dan pengkajian perubahan sosial etnik Minangkabau.

Kedua lanjutnya, advokasi, yaitu pembelaan dan dukungan terhadap nasib pedagang kecil Minang yang tersebar di berbagai daerah.

“Ketiga, bidang pendidikan dan pembekalan sistem nilai kebudayaan Minangkabau yang dinamis, yang disemangati oleh adat istiadat dan agama Islam mazhab Syafei,” pungkasnya.

Komentar