Senator Ini Bilang Banyak Warga Meninggal Di NTT Karena Tak Dapat Perawatan

Jakarta, liputan.co.id – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Abraham Liyanto menjeput aspirasi konstituennya ke Nusa Tenggara Timur (NTT) di masa reses dari tanggal 22 Juli sampai dengan 14 Agustus 2017 lalu.

Di antara daerah yang dia sambangi, seperti Kabupaten Belu, Kota Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Kabupaten Timor Utara mengerucut aspirasi konstituennya pada keluhan fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan, fasilitas pendidikan dan tenaga kependidikan.

“Masyarakat NTT mengharapkan penempatan tenaga dokter lebih banyak lagi di setiap Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas),” kata Abraham, Sabtu (23/9/2017).

Bahkan lanjutnya, kalau perlu setiap Postu yang ada di desa-desa harus ada dokternya. Sebab, masalah kesehatan adalah yang paling vital di masyarakat. “Banyak warga meninggal karena tidak mendapatkan perawatan yang memadai,” tegasnya.

Kalau keluarga yang sakit dibawa ke kota kata Abraham, mereka tidak punya biaya. Apalagi jarak antar kampung atau desa dengan sangat jauh. Belum lagi ditambah dengan kondisi jalan raya yang selalu rusak.

“Jadi kehadiran dokter di Postu-Postu sangat mendesak untuk semua wilayah di NTT untuk menekan angka kematian pada masyarakat,” ungkapnya.

Di samping masalah kesehatan, proses belajar dan mengajar berjalan dengan proses seadanya. Guru dan infrastruktur struktur pendidikan jauh dari kebutuhan minimal.

“Soal kesehatan dan pendidikan ini mestinya jadi perhatian serius oleh pemerintah daerah dan pusat,” pungkasnya.