Ketua MPR RI: Belum Pernah Umat Islam Lupa Memperkokoh NKRI

Jakarta, liputan.co.id – Menjadi pemeluk agama yang taat dianggap tidak toleransi. Menjalani ajaran agama secara baik juga bisa dinilai tidak menjaga kebhinekaan. Padahal taat beragama itu menurut Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan sesungguhnya jalan menjadi warga negara yang baik.

“Bagi umat Islam, taat beragama adalah pangkal berbangsa. Saya percaya umat lain juga begitu,” kata Zulkifli saat memberi sambutan pelantikan Pengurus PP Gerakan Pemuda Al Washliyah, di Gedung Joeang 45, Jalan Menteng Raya, Jakarta, Sabtu (30/9/2017).

Kesalahpahaman tersebut lanjut Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu, adalah contoh dari sempitnya memahami kebhinekaan. “Saya tegaskan lagi, belum pernah umat Islam lupa dalam memperkokoh NKRI,” tegasnya.

Menurur Zulkifli, beberapa bulan terakhir umat Islam jadi bulan-bulanan karena kesalahpahaman tadi. Bahwa ada sebagian kecil umat Islam yang radikal, Zulkifli mengakuinya. Tapi ujar wakil rakyat dari daerah pemilihan Provinsi Lampung itu, hal yang sama juga terjadi dalam kelompok pemeluk agama di luar Islam.

“Gerakan Pemuda Al Washliyah punya kewajiban meluruskan kesalahpahaman ini. Tak usah takut,” pungkasnya.

Komentar