Menteri Perindustrian Bantah Penjualan BUMN

Jakarta, liputan.co.id – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan tidak ada rencana Pemerintah untuk menjual Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Pernyataan tersebut disampaikan Airlangga menjawab pertanyaan Ketua Komisi VI DPR RI, Teguh Juwarno dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (10/10/2017).

“Tidak ada penjualan BUMN seperti yang dipertanyakan oleh Ketua Komisi VI. Penjualan BUMN hanya akan dilakukan melalui privatisasi,” kata Airlangga, mewakili Menteri BUMN, Rini Soemarno.

Sebelumnya, Teguh Juwarno meminta penjelasan tentang isu penjualan anak usaha BUMN yang pada saat ini jumlahnya mencapai 800 unit usaha seperti yang diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo.

“Yang kita bahas hari ini adalah isu penjualan BUMN, di mana saat rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kadin 2017, Presiden sempat menyebutkan bahwa sekarang anak cucu BUMN hampir 800, dan Presiden memerintahkan agar perusahaan anak cucu itu dimerger,” kata Teguh.

Teguh mengingatkan, jika ada perusahaan BUMN yang dijual maka perlu mengikuti aturan yang berlaku.

Komentar