Carles Simaremare Serahkan Bantuan DPD RI Ke Pengungsi Timika

Jakarta, Liputan.co.id – Belum sampai empat hari berada di Ibu Kota Jakarta usai kunjungan kerja, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Carles Simaremare harus kembali ke daerah pemilihannya di Provinsi Papua.

Kali ini Carles menyambangi konstituennya ke Papua untuk mewakili pimpinan DPD RI guna menyerahkan bantuan sembilan bahan pokok (sembako) kepada para pengungsi dari Tembagapura, yang ditampung di Kompleks Graha Eme Neme Yauware.

“Saya harus kembali ke Papua, mewakili pimpinan DPD RI menyampaikan bantuan yang berasal dari seluruh anggota DPD RI seluruh Indonesia,” kata Carles, saat dihubungi, Jumat (24/11/2017).

Dia jelaskan, secara kelembagaan DPD RI sama sekali tidak punya anggaran khusus untuk bantuan-bantuan sosial karena bantuan itu kewenangan eksekutif. “Tapi DPD RI sudah terbiasa menggalang dana untuk memberikan bantuan kepada rakyat Indonesia yang mengalami musibah dimana pun. Tugas itu sudah saya laksanakan kemarin,” tegasnya.

Di sela-sela penyerahan bantuan, Carles juga menyatakan kebanggaannya atas kerja keras TNI bersama Polri untuk mengevakuasi warga di kampung Banti dan Kimbeli di sekitar Kota Tembagapura ke Kota Timika.

“Atas keberhasilan itu saya sampaikan apresiasi serta kebangaan dari pimpinan DPD RI kepada Satgas gabungan TNI-Polri yang telah berhasil membebaskan ratusan warga sipil dari isolasi dan intimidasi kelompok bersenjata di Tembagapura,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja TNI-Polri, Carles langsung menyampaikan bantuan DPD RI. “Saya sendiri datang langsung ke sini untuk melihat saudara-saudara saya sebagai bentuk kepedulian kami. Semua kesibukan rapat DPD saya tinggal dulu,” ungkapnya.

Dia ceritakan, diisolasi di tanah kelahiran sendiri memang peristiwa yang memilukan. “Karena peristiwa itu pula yang menyebabkan DPD RI mengutus saya turun ke Timika meninjau kondisi warga sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga,” imbuhnya, sembari menambahkan, sekitar 806 warga Papua yang saat ini mengungsi di Tembagapura (Jumat, 24/11), sudah mulai bergeser ke Gereja Anugerah di Kwamki Narama untuk menempati dua lokasi sebagai tempat relokasi ratusan pengungsi.

Komentar