Zulkifli Hasan: Minder Membuat Kita Mati Sebelum Berperang

Jakarta, Liputan.co.id – Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan menyatakan bahwa pendidikan adalah kunci untuk mengubah nasib. Melalui pendidikan, menurutnya, rantai kemiskinan bisa diputus dengan pendidikan.

“Hanya dengan sekolah, anak kita punya ilmu dan keterampilan untuk bekal merantau atau memperoleh pekerjaan yang baik,” kata Zulkifli, saat berkunjung ke Desa Ngarip, Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung pada Senin (20/11).
Untuk itu tegas Ketua Umum Partai Amanat Nasional ini, anak-anak harus bersekolah. Orangtua harus mendukung dan rela berkorban agar anak-anaknya bisa berkembang.

Selain ilmu di sekolah, Zulkifli menghimbau agar anak-anak memperoleh ilmu agama. Khususnya untuk yang beragama Islam. Ia menyarankan agar orangtua mengajari anaknya untuk membaca Al Quran.

“Walaupun hidup susah dari kecil, ajari anaknya baca Al Quran. Ngomongnya jadi pinter, akhlaknya jadi baik. Jadi bisa bersaing dengan bangsa lain,” imbuhnya.

Bahkan, Zulkifli juga menyarankan agar masyarakat membiasakan diri untuk menjalankan ibadah sunnah seperti puasa Senin dan Kamis serta melaksanakan salat malam.

Lalu restu orangtua lanjutnya, juga menjadi hal yang utama untuk dapat mewujudkan cita-cita. “Doa ibu paling ampuh karena mengandung karomah. Setiap doa yang dipanjatkan Ibu akan menjadi berkah bagi anak-anaknya,” ungkapnya.

Terakhir untuk meraih sukses, sifat percaya diri juga harus dimiliki pemuda Indonesia. “Minder dan rendah diri membuat kita mati sebelum berperang dan mundur sebelum mencoba,” imbuhnya.

Komentar