Riset IMM: Ini Politikus Paling Vokal Sepanjang 2017

Jakarta, Liputan.co.id – Berdasarkan hasil riset Intelligence Media Monitoring (IMM), tercatat bahwa Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah sebagai politikus paling vokal sepanjang tahun 2017.

Demikian rilis Rustika Herlambang dari IMM, mengungkap hasil risetnya, Minggu (31/12/2017). IMM, adalah lembaga riset media dan digital yang eksis sejak 2012, dalam berbagai kontes politik Indonesia.

“Melihat posisinya sebagai Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera yang notabene bukan partai politik pemerintah, dan merujuk fungsinya sebagai pengawas kerja pemerintah, maka unjuk kerja Fahri Hamzah dalam hal media adalah hal positif,” kata Herlambang.

Setelah Fahri di posisi tertinggi diikuti kompatriotnya dari Fraksi Gerindra, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, dan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan serta Setya Novanto (Mantan Ketua DPR RI).

Hasil riset di penghujung 2017 ini lanjutnya, mengkonfirmasi hasil riset pada bulan September, di mana lembaga survei Radar Media Nasional (Radian) mempublikasi hasil riset digitalnya.

“Saat itu, Fadli dan Fahri menjadi dua nama tertinggi di antara pejabat publik. Urutan tiga jubir KPK Febri Diansyah lalu Jokowi dan Kapolri Tito Karnavian. Dalam analisis teks, Fadli Zon adalah news aggregator, tapi Fahri news maker. Fadli Zon kontennya dibaca sebagai informasi, konten Fahri dibaca karena ‘mindblowing’ – jadi inspirasi maupun kontroversi,” ungkap Herlambang.

Khusus Twitter lanjutnya, pada awal September 2017 Fahri tercatat sebagai tokoh nasional paling diperbincangkan urutan keempat.

Dia jelaskan, rilis resmi Twitter.ID menempatkan Ahok, Jokowi dan Anies Baswedan di tiga posisi pertama di atas Fahri. Belakangan ujarnya, terjadi lonjakan konvergensi perbincangan Fahri Hamzah, antara media sosial, televisi, offline event termasuk film.

Dalam rilis yang sama, analis media digital yang juga mantan Editor in Chief Yahoo Indonesia, Budi Putra menambahkan untuk tema non-politik murni perbincangannya membesar. Contohnya dalam film Ayat-Ayat Cinta 2 yang menyeret Fahri Hamzah karena kesamaan nama dengan tokoh utama. Ini di luar konten viral yang dipicu acara ILC di televisi dan orasi-orasinya di aksi ummat Islam mulai 4-11-2016 hingga reuni akbar 212.

Terakhir imbuhnya, di mesin analisis media digital, konten Facebook Fahri bisa menjangkau secara konsisten 13 juta lebih pengguna per bulan. “Itu artinya hampir 10 persen dari total pengguna internet aktif di Indonesia, dan sekitar 20 persen dari total pengguna Facebook aktif. Di Instagram yang baru sekitar dua tahun ia gunakan, jangkauannya lebih rendah, sekitar lima juta pengguna terpapar kontennya setiap bulan, tapi disanalah konten visual Fahri sering bermula jadi viral,” imbuh Budi.

Komentar