LIPUTAN.CO.ID– AMBON– Persiapan pelaksanaan Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke XXX di Kota Ambon -Provinsi Maluku- yang rencananya akan digelar pada 9 hingga 14 Februari 2018 mendatang telah mencapai 75 persen.
Ketua Panitia Lokal Kongres, M Tahir Wailissa mengatakan, Panitia telah mempersiapkan segala kebutuhan teknis seperti, tempat tinggal peserta, konsumsi, transportasi, tempat sidang Kongres, dan tempat sidang Musyawarah Nasional Kohati (Munasko).
“Alhamdulillah semua hal teknis sudah disiapkan hampir selesai, dan tinggal menunggu kedatangan peserta,” kata Wailissa di sekretariat Badan Koordinasi (Badko) HMI Maluku- Maluku Utara, Sabtu, 20 Januari 2018.
Tahir menjelaskan, dana untuk kongres berjumlah Rp 5,8 miliar yang dianggarkan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku dan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.
Anggaran dari Pemprov kata dia, sebesar Rp 4,5 miliar sedangakan dari Pemkot Ambon rencananya sebanyak Rp 1,5 miliar.
“Anggaran itu dikucurkan selama tiga tahap. Tahap pertama, untuk Pemprov itu Rp 1 miliar, dan tahap selanjutnya nanti disesuaikan. Sementara untuk Pemerintah Kota Ambon, sampai saat ini belum ada. Kami panitia masih bergerak dengan dana dari Pemprov. Mungkin Senin (besok) baru bisa dicairkan Rp 1 miliar.” Ujar Tahir.
Menurutnya, kendala Panitia Lokal saat ini terkait masalah anggaran. Ketika sudah ada kucuran anggaran sebagian persen dari pemprov, maka sedikit meringankan panitia untuk mengakomodasi kebutuhan pelaksanaan Kongres.
“Kendala kita saya kira sampai saat ini hanya soal anggaran. Karena setiap kegiatan sejak awal hingga kini, yang terkendala hanya soal anggaran, dan alhamdulillah sebagian persen akan di cairkan nanti agar suapaya kita dapat bergerak untuk kebutuhan Kongres,” ujar Sekretaris Umum Badko HMI Maluku-Maluku Utara itu.
Tahir berharap agar semua panitia lokal bekerja lebih progress dan efektif untuk menyukseskan Kongres. Dan lebih penting agar menginformasikan kepada masyarakat Maluku bahwa kongers HMI akan berjalan sukses.
Pembukaan Kongres HMI ke XXX akan berlangsung selama 9 – 14 Februari di Auditorium Universitas Patimura. Kongres yang bertajuk ”Meneguhkan Kebangsaan Wujudkan Indonesia Berkeadilan” itu, Dipastikan akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo. (**)







Komentar