KILASJATENG.COM, SEMARANG – Kepedulian generasi muda masa kini kepada sesama yang lebih membutuhkan nampaknya cukup kurang. Hal ini dibuktikan dengan perilaku acuh tak acuh yang sering terjadi di kalangan masyarakat.
Bukan alasan tidak mampu atau tidak mau menolong, tetapi lebih cenderung karena kurang didikan dan kurang terbiasa untuk memperhatikan keadaan sekitar.
Hal itulah yang menjadikan para mahasiswa dan dosen program studi Sistem Informasi Universitas Semarang (USM) turut melek untuk melakukan sesuatu demi memperbaiki karakter dan kepedulian terhadap sesama di kalangan mahasiswa sebagai generasi muda.
Melalui serangkaian kegiatan yang cukup bermanfaat bagi sesama yang lebih membutuhkan, kegiatan bertajuk “Sistem Informasi Berbagi” ini diselenggarakan di Panti Asuhan Baitul Falah Tlogomulyo, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Rabu (17/1).
Buku, makanan, dan alat tulis adalah bagian dari donasi yang diberikan. Kegiatan ini diawali perkenalan, bermain kemudian dilanjutkan dengan memberikan hadiah.
Kegiatan ini diakhiri dengan berbagi buku, makanan, dan alat tulis yang secara langsung diserahkan oleh dosen senior di program studi Sistem Informasi Universitas Semarang (USM), Dr Titin Winarti M Kom.
Senyum hangat dan rona bahagia terlihat dari wajah adik-adik Panti Asuhan Baitul Falah terhadap bantuan yang telah diberikan.
Penanggung jawab kegiatan “Sistem Informasi Berbagi” Agusta Praba Ristadi Pinem mnegatakan, memang bukan hal mudah untuk membiasakan rasa kepedulian generasi muda.
“Apalagi di dunia pendidikan, terutama pada aras perguruan tinggi saat ini. Tetapi setelah terbiasa dalam melakukan hal tersebut secara ikhlas, maka kebahagiaan yang tak pernah terkira adalah imbalannya,” katanya.
“Itu belum termasuk dari bagian yang akan menjadi karma baik, yang dijanjikan oleh Tuhan kepada hamba-Nya yang mau menolong dan membantu sesama sebagai wujud kepedulian sosial,” tambahnya.
Agusta Praba Ristadi Pinem menambahkan, bahwa kegiatan sosial seperti ini dapat digunakan sebagai sarana awal untuk mewujudkan rasa kepedulian terhadap sesama secara continue dalam dunia kependidikan.
“Dunia pendidikan sekarang ini harusnya tidak hanya dituntut untuk meningkatkan kualitas ilmu saja, tetapi juga dituntut menciptakan atmosfer kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan. Hal tersebut demi terwujudnya kesejahteraan bagi seluruh masyarakat khususnya di kota Semarang, sehingga melalui kegiatan seperti ini akan menjadi salah satu langkah dan teladan untuk membangun karakter bangsa yang lebih baik,” imbuhnya.
Dengan tanggapan yang positif dari adik-adik Panti Asuhan Baitul Falah Semarang ini, ke depan mahasiswa dan dosen Sistem Informasi USM menjadi lebih termotivasi untuk membuat kegiatan sosial yang lebih baik dan lebih besar lagi dengan tetap mengangkat tema inti yaitu “Kepedulian Terhadap Sesama”. (Art)







Komentar