Tak Ajukan Calon Ketua DPR, Golkar Dinilai Rugi Sendiri

Jakarta, liputan.co.id – Rapat Pimpinan DPR RI membahas calon Ketua DPR RI yang semestinya berlangsung Selasa (9/1/2018), diundur menjadi Rabu (10/1/2018). Alasan Rapim gagal digelar, menurut Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan, karena Partai Golkar belum mengajukan nama kadernya untuk jadi orang nomor 1 di DPR RI.

“Sampai kapan? Itu tak ada durasi waktunya. Tapi kalau makin lama penentuan Ketua DPR RI, yang rugi itu Partai Golkar sendiri,” kata Taufik, menjawab pertanyaan wartawan, di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (9/1/2018).

Terkait dengan siapa di antara anggota Fraksi Partai Golkar DPR yang akan diajukan oleh partai berlambang pohon beringin itu untuk jadi Ketua DPR lanjutnya, sepenuhnya urusan Fraksi Golkar.

“Kalau ditanya calon Ketua DPR RI, ini domain Fraksi Partai Golkar. Sebagai dinamika publik sudah selesai tinggal soal internaĺnya Golkar,” tegasnya.

Demikian juga halnya dengan munculnya wacana Golkar menunggu hasil revisi UU MD3 baru mengajkan calon Ketua DPR, menurut Taufik, itu juga tidak masalah.

“Secara kelembagaan, DPR secara kelembagaan tetap jalan karena kepemimpinan DPR itu kolektif kolegial,” pungkasnya.

Komentar