Sebuah studi berhasil mengungkap arti sebuah jabatan tangan dan kaitannya dengan kesehatan seseorang.
Menurut sebuah studi yang rilis pada awal bulan ini, orang yang memiliki genggaman kuat saat berjabat tangan memiliki resiko lebih rendah terkena penyakit jantung.
Sementara mereka yang memiliki genggaman yang lemah saat berjabat tangan, lebih cenderung mengalami pembesaran dan kerusakan pada jantungnya.
“Genggaman yang kuat itu menandakan struktur dan fungsi jantung yang lebih sehat,” kata author studi Professor Steffen Petersen dari Queen Mary University of London, Inggris.
Hal ini, kata Petersen, menandakan bahwa orang tersebut tidak memiliki mengalami perubahan otot jantung yang biasanya disebabkan oleh kondisi kesehatan tertentu seperti tekanan darah tinggi.
Studi itu menunjukan bahwa pada genggaman yang keras saat berjabatan tangan menandakan lebih banyaknya darah yang dipompa oleh jantung per setiap detaknya.
“Kekuatan genggaman tangan adalah cara yang paling mudah untuk mengetahui kesehatan jantung, mudah dilakukan dan tanpa mengeluarkan biaya dan dapat menjadi metode penting dalam mengenali resiko tinggi penyakit jantung pada seseorang, serta berguna untuk mencegah kejadian yang tidak pernah diinginkan, seperti serangan jantung,” papar Petersen.(ruf)
Sumber: DailyMail.co.uk







Komentar