Fahri Hamzah Minta DPP PKS Hentikan Tekanan Kepada Kader

Jakarta, liputan.co.id – Pendiri Partai Keadilan Fahri Hamzah menyatakan kasihan kepada para kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Nusa Tenggara Barat (NTB) karena sejak akhir tahun 2015 dipaksa mencari kesalahan Fahri.

Namun kesalahan yang dicari-cari itu menurut Fahri tidak ditemukan sehingga pemecatan dirinya di tahun 2016 tidak bisa memakai kesalahan di tingkat kader dan daerah pemilihan NTB.

“Alhamdulillah, tidak ada kesalahan, maka pemecatan saya tahun 2016 tidak bisa memakai kesalahan saya di tingkat kader dapil NTB,” kata Fahri, Rabu (14/3/2018).

Sekarang lanjut Wakil Ketua DPR RI ini, mereka ditekan lagi oleh DPP supaya melaporkan Fahri. “Mereka sudah minta maaf dan saya maafkan. Tapi sebagai Ketaatan, mereka harus ikut DPP,” ungkap dia.

Menyikapi hal tersebut, Fahri meminta agar DPP PKS menghentikan segala tekanan kepada kader.

“Saya meminta agar DPP PKS menghentikan segala tekanan kepada kader karena kasus hukum yang saya ajukan adalah kasus pribadi tidak terkait dengan institusi dan kader,” pintanya.

Komentar