KILASJATENG.COM, WONOSOBO – Calon Gubernur Jateng Nomor Urut 2 Sudirman Said mensyukuri bersatunya elemen umat Islam dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng yang akan digelar 27 Juni 2018 mendatang.
“Alhamdulillah elemen umat Islam bersatu dan solid, teman-teman partai pengusung, Gerindra, PAN, PKS PKB bersama-sama. Semua partai pengusung solid, ditambah kekuatan relawan yang terus bertumbuh setiap pekannya,” katanya saat bersilaturahmi dengan pengurus Masjid Al Arqom, Kabupaten Wonosobo, Kamis (8/3).
Dalam kesempatan silaturahmi tersebut, Menteri ESDM periode 2014-2016 ini menyampaikan bahwa Pemilihan Gubernur merupakan salah satu cara untuk melakukan evaluasi dan pembaharuan.
“Pilkada itu kesempatan besar untuk evaluasi sekaligus pembaharuan. Evaluasi dan cara-cara mengurus masyarakat yang saya kira ada yang perlu diperbaiki. Proses ini memberi kemungkinan kepada masyarakat untuk memilih yang baru dan yang lama,” ujar pria yang akrab disapa Pak Dirman ini.
Ketua Takmir Masjid Al Arqom Wonosobo KH Suparyo berharap, Sudirman Said dimudahkan jalannya untuk memimpin Jateng yang lebih baik.
“Mudah-mudahan Allah mengabulkan mengantarkan Jateng yang bersih sejahtera guuyub dan rukun,” tandasnya.
Sementara Sekretaris Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Wonosobo Setyo Rahmawato mengatakanm, bahwa saat ini Jateng rindu pemimpin yang bersih dan religius.
“Masyarakat Jateng merindukan sosok bersih dan religius, dan Insyaallah sosok Pak Sudirman adalah sosok yang bersih dan religius, semoga Allah SWT meridhoi beliau menjadi Gubernur Jateng,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Sudirman Said yang berpasangan dengan Ida Fauziyah diusung koalisi empat partai yakni Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). (Obo)







Komentar