Jakarta, liputan.co.id – Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago menyatakan mustahil pemilu 2019 nanti hanya diikuti oleh calon tunggal.
Alasannya menurut Pangi, koalisi Partai Gerindra dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saja sudah mengantongi 113 kursi di DPR. Artinya jumlah tersebut sudah melebihi satu kursi dari 112 yang dibutuhkan.
“Mustahil calon presiden di pemilu 2019 hanya satu pasang. Kan ada koalisi Partai Gerindra dengan PKS yang jumlah kursinya di DPR 113,” kata Pangi, di Jakarta, Selasa (27/3/2018).
Selain itu lanjutnya, tren pertumbuhan elektabilitas petahana Joko Widodo atau Jokowi sudah memperlihatkan tanda-tanda jenuh.
“Sebetulnya, tren elektabilitas Jokowi sudah jenuh,” tegas pengajar ilmu politik di Universitas Islam Negeri Syarief Hidayatullah, Ciputat itu.
Bahkan Pangi memprediksi menguatnya calon presiden lebih dari satu pasang nanti dia kaitkan dengan prilaku Partai Golkar yang sangat dinamis.
“Partai Golkar ini susah dipegang. Bukan tidak mungkin Golkar loncat pagar,” tegas dia.
Apalagi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menurut Pangi ibarat teh. “Siapa pun presidennya, Cak Imin wakilnya,” pungkas Pangi.







Komentar