Jakarta, liputan.co.id – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera menilai Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah Offside mengangkat Menteri Sekretaris Negara Partikno menjadi Koordinator Pembahasan dalam mencari calon wakil Presiden tahun 2019.
“Saya pikir, Presiden Jokowi kelewatan dengan mengangkat Mensesneg menjadi koordinator pencarian bakal calon wakil presiden mendampingi dirinya tahun 2019 mendatang,” kata Mardani, di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu, (14/4/2018).
Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ini menjelaskan, seorang menteri aktif seharusnya fokus dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sesuai Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2015. “Bukan malah berpolitik praktis! Ini contoh buruk pengelolaan manajemen Pemerintah,” tegasnya.
Menurut catatan Mardani, sudah beberapa kali Presiden Jokowi memanfaatkan fasilitas negara untuk melakukan kampanye politik pribadi.
“Sebelum kasus ini, masih ingatkan postingan akun Twitter Resmi Kantor Staff Presiden yang memposting ucapan selamat Presiden Jokowi karena telah dicalonkan kembali jadi Presiden di Pilpres 2019 oleh PDI Perjuangan,” ungkapnya.
Karena alasan tersebut, dia akan mendalami kasus ini dan berencana melakukan protes hal ini kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). “PKS akan mendalami kasus ini dan akan melakukan protes keras,” katanya.
Ia menyarankan, sebaiknya Presiden Jokowi ke depan tidak semena-mena memanfaatkan fasilitas negara untuk melakukan kampanye pribadi. “Akan lebih baik Presiden Jokowi membuat tim lain eksternal di luar anggota kabinet yanf saat ini masih menjabat,” sarannya.







Komentar