Athena, liputan.co.id – Di sela-sela memenuhi undangan Parlemen Yunani, delegasi DPR RI berkesempatan bertemu dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Athena. Momen silaturahmi itu juga diisi dengan saling berbagi cerita tentang hubungan kerja sama yang baik antara Indonesia dan Yunani dari aspek ekonomi dan pendidikan.
“Kita bersyukur bahwa KBRI Athena memiliki Duta Besar yang memiliki kinerja yang baik, KBRI merupakan ujung tombak pemerintah Indonesia dalam menjalin hubungan diplomatik yang baik dengan negara-negara sahabat,” kata Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan, yang memimpin delegasi DPR ke Yunani.
Silaturahmi dengan KBRI berlangsung di Wisma Duta RI pada Minggu (4/3) malam. Dubes RI untuk Yunani, Ferry Adamhar menyambut baik kedatangan delegasi Parlemen Indonesia ke Yunani.
“Posisi strategis Yunani dalam networking perekonomian memiliki beberapa keunggulan di Eropa, antara lain Yunani merupakan anggota Uni Eropa, dan memiliki hubungan khusus dengan negara-negara di Eropa bagian selatan. Namun kita juga harus mewaspadai situasi ekonomi global saat ini, tentunya kita juga memperhatikan krisis ekonomi Yunani pada tahun-tahun terakhir,” jelas Taufik.
Taufik juga mencermati sejauh mana kemampuan ekonomi Yunani dapat bertahan di tengah situasi ekonomi global yang masih dinamis.
“Sebagaimana kita ketahui bahwa situasi global saat ini masih belum bersahabat dan masih dinamis, kita ingin mengetahui dan mempelajari bagaimana negara Yunani bertahan, sehingga Indonesia bisa terhindar dari hal yang serupa,” imbuh Taufik, sembari menambahkan hasil dari diplomasi parlemen ini akan kami bawa dan kami tindaklanjuti di Indonesia.
Di acara yang sama, Dubes Ferry Adamhar menyatakan senang dengan kehadiran Delegasi DPR RI lintas fraksi ini.
“Kami sangat senang apabila ada Delegasi dari Parlemen hadir ke Yunani, karena kami membutuhkan itu, ada hal-hal yang harus disampaikan tetapi tidak bisa melalui KBRI, saya harap bisa disampaikan oleh delegasi DPR RI,” ujar Ferry.
Dia tambahkan, hubungan perdagangan Indonesia-Yunani meningkat setiap tahun, dalam data yang disampaikan oleh KBRI, nilai perdagangan Indonesia-Yunani mencapai US$280.







Komentar