Waspada, 6 Perubahan Eksternal pada Tubuh Ini Tandakan Penyakit Jantung

Gejala penyakit jantung umumnya dapat dikenali melalui rasa sakit pada dada, sesak, napas yang pendek, jantung berdebar dan mual dan pusing.

Namun tahukah Anda, jika penyakit yang berjuluk pembunuh nomor satu dunia ini juga menunjukan perubahan pada fisik manusia yang kasat di mata?

Berikut enam perubahan eksternal pada tubuh yang menandakan ciri penyakit jantung pada penderitanya seperti diambil dari TheSun.co.uk:

1.Lipatan diagonal di telinga

Indikator eksternal ini dikemukakan oleh dokter asal Amerika bernama Sanders Frank. Menurut temuan itu, mereka yang menderita penyakit jantung menunjukan adanya lipatan berbentuk diagonal pada lubang teling bagian luar.

2. Munculnya benjolan lemak

Ciri eksternal dari penderita penyakit jantung adalah munculnya benjolan lemak berwarna kuning yang dikenal sebagai xanthomas dan muncul di area seperti sikut, dengkul, bokong bahkan kelopak mata.

3. Kuku yang berubah bentuk, menebal dan melebar

Fenomena ini juga dikenal dengan nama digital clubbing. Hal ini disebabkan oleh pruduksi jaringan yang berlebih. Biasanya pada kedua kuku tangan dan tidak diikuti dengan rasa sakit.

4. Muncul cincin di bola mata

Hal ini disebabakan oleh penumpukan lemak di sekitar bagian luar iris, bagian mata anda yang berwarna kecoklatan itu. Kondisi ini sendiri tidak mengganggu pengelihatan.

5. Gusi yang membusuk

Salah satu indikasi dari sehatnya jantung Anda dapat dilihat dari kesehatan oral Anda. Mulut sendiri adalah tempat berkumpulnya bakteri jahat dan baik. Jika jumlah bakteri jahat tak terbendung dan menyusup ke dalam aliran darah melalui celah gusi yang rusak, dapat menyebabkan inflamasi pada pembuluh darah dan menyebabkan penyakit kardiovaskuler.

6. Bibir yang membiru

Indikator luar lainnya dari penyakit jantung adalah warna bibir yang membiru atau cyanosis. Hal ini disebabkan oleh gagalnya sistem kardiovaskuler dalam mengirim darah yang mengandung oksigen pada jaringan bibir. Selain karena cyanosis, bibir biru juga dapat dipicu oleh cuaca yang ekstrim dinginnya atau di ketinggian atau mereka yang kekurangan oksigen.

(ruf)

Komentar