Mengganti bola lampu atau bohlam jenis lama dengan model eco-friendly atau ramah lingkungan tentunya dapat membantu Anda dalam menghemat biaya.
Namun, kemajuan teknologi tidak selamanya baik dan positif. Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui dibalik “keramahan” bohlam jenis ini.
United States Protection Agency bahkan telah mengeluarkan protokol darurat mengenai hal ini. Disebutkan bahwa jika bohlam ramah lingkungan ini rusak (putus), maka dampaknya dapat membahayakan.
Diketahui bahwa bohlam jenis ini dapat melepaskan 20 kali lipat lebih banyak merkuri dari yang dianjurkan.
Adapun bahaya yang disebutkan oleh penelitian dari Frauhofer Wilhelm Klauditz Institute di Jerman ini adalah sebagai berikut:
1. Migrain
2. Sulit konsentrasi
3. Sakit kepala
4. Kejang-kejang
5. Pusing dan kehilangan keseimbangan
6. Kelelahan
7. Kecemasan, dan
8. Kanker
Menurut laman Healthy Food and Home Remedies, beberapa masalah kesehatan yang disebutkan di atas terjadi akibat fungsi liver, otak, sistem saraf dan ginjal yang terdampak akibat pelepasan merkuri tersebut.
Kondisi tersebut juga dikaitkan dengan beberapa gangguan kesehatan lain seperti masalah reproduksi, sistem kekebalan tubuh hingga sistem kardiovaskuler dan beberapa lainnya.
Tidak hanya itu, radiasi sinar ultraviolet (UV), UV-B dan UV-C yang dipancarkan jenis bohlam ini juga berbahaya terhadap kulit dan pengelihatan. Radiasinya juga terdampak terhadap sisitem kekebalan tubuh serta kulit manusia.(ruf)







Komentar