Jakarta, liputan.co.id – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan tidak ada dukungan langsung Rizieq Shihab terhadap Prabowo Subianto jadi calon presiden saat bertemu di Mekkah belum lama ini.
Menurut Muzani, saat bertemu, Prabowo Subianto didoakan oleh pentolah Forum Pembela Islam (FPI) itu agar bisa menjadi pemimpin Indonesia berikutnya.
“Rizieq Shihab hanya mendoakan agar Prabowo bisa menjadi pemimpin Indonesia berikutnya,” kata Muzani, Kamis (7/6/2018), mengungkap pembicaraannya dengan Prabowo usai melaksanakan umrah.
Terkait istilah Koalisi Keumatan yang diusulkan oleh Rizieq, Muzani mengatakan hal itu sebatas wacana. Sebab, pembicaraan koalisi harus dilakukan dengan partai politik meski selama ini Partai Gerindra, PKS dan PAN sudah sering berkoalisi di sejumlah Pilkada.
Wakil Ketua MPR RI itu sekaligus membantah bahwa ibadah umrah yang dilakukan Prabowo Subianto merupakan umrah politik. Menurut Muzani, Prabowo murni menjalankan ibadah umrah dan telah direncanakan jauh-jauh hari.
“Umrah itu ya umrah, tidak ada umrah politik,” tegas Muzani.
Dijelaskannya, umrah yang dilakukan Prabowo telah direncanakan sebelumnya di tengah perjalanannya ke Eropa. Prabowo kemudian menemui Amien Rais di tanah Suci, setelah mendengar informasi bahwa Ketua Dewan Kehormatan PAN tersebut juga umrah bersama keluarganya.
“Prabowo sudah merencanakan beberapa kali mau umrah, hanya momentumnya baru pas di Ramadan ini,” imbuhnya.







Komentar