Ketua DPR: Mahar Rp500 Miliar Itu Tidak Ada

Jakarta, liputan.co.id – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyatakan tidak yakin terhadap isu mahar Rp500 miliar yang saat ini tengah ramai beredar di ranah publik.

“Saya tahu persis, tidak ada mahar-mahar itu. Yang ada hanyalah bagaimana tarik ulur itu menyangkut masalah pemenangan pasangan. Apalagi masalah isu-isu Rp500 miliar, mahar Rp500 miliar itu tidak ada,” kata Bambang, di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Dia jelaskan, mahar yang dimaksudkan berbeda dengan cost politik, yang diperuntukkan untuk mendongkrak citra melalui berbagai macam atribut dan perlengkapan.

Tidak hanya di situ saja, menurut politikus Partai Golkar ini, cost politik juga dimanfaatkan untuk mendekatkan informasi mengenai visi-misi kepada masyarakat agar calon tersebut mendulang suara sebanyak-banyaknya.

“Terkait cost politik di negara ini sudah pasti mahal, pemilihan Anggota DPRD, bupati dan gubernur juga mahal. Apalagi ini pemilihan presiden sudah pasti jauh lebih mahal,” tegasnya.

Dalam kontestasi Pilpres dan pemilihan legislatif (Pileg) imbuhnya, negara juga sudah menggelontorkan dana triliunan rupiah. “Bila ini dikelola dengan baik, seharusnya tidak ada lagi biaya yang dikeluarkan oleh para kandidat selain untuk publikasi dan kampanye,” pungkasnya.

Komentar