Politikus PKS Tantang Menteri Lepas Dolar AS

Jakarta, liputan.co.id – Anggota Komisi Ekonomi, Keuangan dan Perbankan DPR RI Refrizal menyatakan obat mujarab untuk mengangkat kembali nilai tukar Rupiah adalan dengan cara membanjiri pasar dengan Dolar Amerika Serikat (USD).

Caranya menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu seperti yang telah dilakukan bakal calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno yang telah melepas USD-nya dan yang diserukan Wakil Presiden Jusuf Kalla agar masyarakat menjual USD ke Rupiah.

“Naaah, soal Dolar Amerika Serikat ini, para menteri yang kekayaannya ada dalam mata uang Dolar Amerika Serikat sebaiknya dijual saja,” kata Refrizal, di Media Center, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (6/9).

Anggota DPR dari daerah pemilihan Sumbar II ini menegaskan bahwa dirinya tahu pasti para menteri dan pejabat tinggi pemerintahan yang memang memiliki kekayaan Dolar Amerika Serikat. “Saya bukan ngarang-ngarang, lihat saja dalam pelaporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN)-nya. Di situ jelas tertulis. Dilepas saja itu,” sarannya.

Kalau melarang impor yang sudah selesai proses dokumennya menurut Refrizal, tak bisa disetop karena terkait dengan waktu. “Kalau yang belum tuntas prosesnya, bolehlah dihentikan,” imbuh anggota Komisi XI DPR ini.

Kalau hanya akan menghentikan impor lanjutnya, rumit akibatnya. “Indonesia saja masih impor semen, sehingga produksi semen dalam negeri turun,” tegasnya.

Soal semen masih impor ini kata dia, yang bilang itu petinggi BUMN. “Mereka itu kalau temu informal buka semua masalah ekonomi ini. Kalau formal tak mau mereka ungkap. Makanya pejabat BUMN ngomong ngumpet-ngumpet. Kalau mau bicara buka-bukaan, seperti Refly Harun nasibnya,” pungkas Refrizal.

Komentar