Batam, liputan.co.id – Dewan Pimpinan Daerah Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar aksi sosial penggalangan dana di persimpangan Nagoya, Kota Batam, Kamis (17/10).
Di sela-sela mengkoordinir aksi sosial tersebut, Ketua DPD AJO Indonesia Kepri Jonni Pakkun menjelaskan, aksi sosial penggalangan dana ini ditujukan untuk ikut membantu meringankan beban warga Palu, Donggala dan Sigi di Sulawesi Tengah (Sulteng) yang telah tertimba musibah gempa bumi, tsunami dan bergesernya struktur tanah secara signifikan pada akhir September lalu.
“Tak apalah kami ‘ngamen’ menggalang dana dari masyarakat Kota Batam yang ada di persimpangan lampu merah Nagoya. Semua dana terkumpul segera dikirim ke Sulawesi Tengah. Ini cara AJO Indonesia ikut meringkan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” kata Jonni, sembari mengucapkan terima kepada pengendara yang telah menyumbang.
Selain ikut meringankan beban, pemilik sejumlah media online di Provinsi Kepulauan Riau itu menegaskan bahwa aksi sosial ini sekaligus sebagai bukti keluarga besar AJO Indonesia ikut merasakan kesulitan yang menimpa warga di Sulawesi Tengah.
“Tidak hari ini saja, ‘ngamen’ ini akan terus digelar hingga Rabu, 24 Oktober nanti, sesuai dengan izin resmi yang diberikan oleh Dinas Sosial Kota Batam kepada AJO Indonesia,” ujar dia, sembari pamer tagline #AJOIndonesia4Palu
Pada hari pertama aksi sosialnya, AJO Indonesia Provinsi Kepulauan Riau berhasil menghimpun dana sebesar Rp426 ribu. “Terima kasih warga Kota Batam, dalam waktu 30 menit saja sudah terkumpul dana Rp426 ribu,” ungkapnya.
Selain “ngamen” di perempatan Nagoya, AJO Indonesia Kepri juga membuka Posko Peduli Tsunami & Gempa #AJOIndonesia4Palu, di Sekretariat DPD AJO Indonesia Kepri, Kompleks Ruko Tunas 2 Blok 2 A-2 (Batam center).







Komentar