Jakarta, liputan.co.id – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan peran Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) sangat luar biasa karena mereka berada di seluruh wilayah Indonesia.
Hal tersebut dikatakan Zulkifli saat menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, di acara Kemah Kebangsaan Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI), Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (26/10).
“Tidak ada di Republik ini kejadian penting tanpa peran mahasiswa dan tanpa peran anak muda. Oleh karena itu, anak muda betul-betul harus kita isi ideologinya, dengan Pancasila, agar tidak masuk ideologi yang lain,” kata Zulkifli.
Dia jelaskan, kemah kebangsaan dari berbagai kampus di sini, apalagi di tahun politik sangat penting sekali sebagai wahana pendidikan anak-anak muda, karena mereka yang akan meneruskan dan memimpin negeri ini.
“Selama di perkemahan, mereka dilatih wawasan kebangsaan, agar kita negeri kita, tanah air kita menjaga persaudaraan kebangsaan. Apalagi tahun politik agar menjaga persatuan dan memperkuat persatuan dalam tahun politik ini,” ujarnya.
Dia tegaskan, pemilu presiden dan pemilu legislatif hal biasa di alam demokrasi. “Terpenting, hentikan saling menghujat, hentikan saling menista. Mari kita bersatu,” tegasnya.
Termasuk ujar Zulkifli, masalah kejadian di Garut. “Mari kita hentikan, saling minta maaf dan saling memaafkan. Hentikan keributan di negeri ini, tidak ada gunanya, tidak bermanfaat dan itu merongrong kedaulatan sebuah negara, sebagai bangsa dan negara,” pintanya.
Terakhir, Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu mengajak semua memasuki tahu politik dengan berangkulan dan yang diadu adalah konsep dan gagasan.







Komentar