Jakarta, liputan.co.id – Usai penyelenggaraan Asian Games, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan fokus mengembangkan industri pariwisata. Upaya tersebut mendapat dukungan penuh dari Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Achmad Hafisz Tohir.
“Saya sangat mendorong Sumatera Selatan mengembangkan industri pariwisatanya. DPR akan berikan dorongan politik untuk memulai mengembangkan industri pariwisata di Sumatera Selatan,” kata Hafisz, lewat rilisnya, Rabu (14/11).
Dia katakan, ada sekitar 52 Anggota DPR RI dari Sumatera bagian selatan (Sumbagsel) dan warga yang duduk di pemerintahan untuk menyusun regulasi mendorong industri pariwisata Sumatera Selatan.
Saat ini lanjut politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu, industri pariwisata telah berhasil menggeser industri hutan, kebun, dan CPO atau sawit. “Industri pariwisata menduduki peringkat kedua nasional sebagai pengumpul devisa nasional tertinggi,” ungkapnya.
Menurut Hafisz, banyak potensi yang bisa diangkat untuk menyulap Sumatera Selatan menjadi kawasan industri pariwisata dengan modal dasar antara lain kuliner dan keindahan alam serta seni budaya, disamping mengembangkan meeting, incentive, convention, and exhibition.
Untuk membangun industri pariwisata ujarnya, butuh infrastruktur yang memadai. Ini adalah kendala awal di Sumatera Selatan bila ingin membangun destinasi wisata yang mendunia. “Ada kendala, yaitu masih lemahnya moda transportasi inter-kabupaten/kota di Sumatera Selatan. Karena itu, sebelum masuk ke industri pariwisata yang lengkap, Sumatera Selatan perlu membenahi infrastruktur dahulu,” imbuhnya.






Komentar