Jakarta, liputan.co.id – Sekretaris Jenderal (Sesjen) MPR RI DR Ma’ruf Cahyono meminta Warganet (netizen) Indonesia menjelaskan Pancasila dalam konteks religius.
Permintaan tersebut disampaikan Ma’ruf dalam acara Deklarasi Netizen MPR RI, di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Minggu (9/12).
“Pancasila dalam konteks yang religius, tolong netizen jelaskan secara bijak kepada semua netizen melalui media sosial,” kata Ma’ruf, didampingi Kepala Biro HUbungan Masyarakat Siti Fauziah.
Dia jelaskan, menyampaikan Pancasila bahkan Empat PIlar MPR RI jauh lebih bermanfaat dibanding mengisi konten media sosial dengan hal-hal kontradiktif. Warganet ujarnya, harus menjadikan Indonesia semakin bersatu dan demokratis.
“Banyak metode sosialisasi. Netizen MPR RI ini kumpulan para blogger. Tentu yang disosialisasikan hal yang sangat penting menyangkut keutuhan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.
Akan menjadi lebih bagus lanjut dia, kalau netizen mampu menerjemahkannya Empat Pilar MPR RI dalam bahasa yang lebih mudah dipahami di kalangan netizen ini.
Selain itu, Sesjen MPR RI juga mengungkap kebanggaannya terhadap empat poin penting yang telah disampaikan Netizen MPR RI saat deklarasi tadi yaitu tidak Sara, anti-hoaxs, mengisi medsos dengan konten implementasi Empat Pilar MPR RI dan bersatu membuat keren Indonesia dengan konten positif.
“Itu menyejukan sekali. Cukup strategis. Masing-masing provinsi Netizen MPR RI ini harus ambil bagian secara aktif. Warganet Indonesia juga wajib memperkuat dan memperkokoh serta merawat keindonesiaan. Sama halnya dengan aparatur sipil negara,” pinta Ma’ruf.
Dalam kesempatan itu, Ma’roef juga menjelaskan lembaga MPR RI sebagai “Rumah Kebangsaan”, tempat bagi siapa pun sepanjang itu Indonesia. MPR hadir ketika akan ada kebuntuan. Rumah kebangsaan harus didekati dengan suatu semangat kerakyatan,” ujarnya.
Bahkan kata Ma’roef, MPR RI sekaligus juga berperan sebagai Pengawal ideologi Pancasila untuk memastikan perjalanan bangsa tetap dengan nilai-nilai kepribadian bangsa dan negara, sebab tak ada bangsa yang besar tanpa nilai-nilai.
“Para bloger dan netizen ini tentu cukup cerdas memerankan itu semua. Para netizen pasti sudah kaya dengan wawasan. Karena itu bersama Majelis ini, Netizen MPR RI wajib mengawal kedaulatan rakyat karena kekuasaan tertinggi itu adalah kedaulatan rakyat. Kedaulatan rakyat ini tidak boleh terganggu dengan alasan apapun,” pungkasnya.







Komentar