Jakarta, liputan.co.id – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Profesor Dailami Firdaus menyatakan sangat takjub dan bangga di mana jutaan umat Islam dari berbagai daerah di Indonesia memadati areal Monumen Nasional (Monas) dan sekitarnya di Jakarta, Minggu 2 Desember 2018, untuk menghadiri Reuni 212.
“Masya Allah, ini adalah reuni terbanyak, terbesar, terpadat, terpanjang, tersejuk, terdamai, dimulai dengan sholat malam, Subuh berjamaah dan itu dihadiri oleh seluruh umat muslim dari penjuru daerah. Suatu kebanggan dapat menyaksikan itu semua, bagaimana mereka saling bahu membahu, berbagi walau baru saling mengenal. Begitu kuatnya rasa persaudaraan, rasa saling memiliki dan rasa saling menjaga satu sama lain,” kata Dailami, lewat rilisnya, Senin (3/12).
Melihat itu semua ujar Senator DKI Jakarta ini, artinya umat Islam di Indonesia sangatlah menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan. Bahkan kegiatan reuni 212 kemarin membuat roda perekonomian berputar secara utuh, pedagang kecil hingga besar mendapatkan keberkahan, hotel-hotel, restoran dan masih banyak lagi usaha-usaha lain yang mendapatkan dampak positif dari Aksi Reuni 212.
“Poin utamanya adalah kegiatan Reuni 212 bukanlah kegiatan yang memberikan dampak buruk, bahkan di dunia internasional mendapatkan sambutan yang positif. Faktanya, banyak sahabat-sahabat saya di luar negeri mengabarkan dan memberitahukan bahwa mereka kagum dengan Reuni 212 kemarin,” ungkap Dailami.
Dia tambahkan, kegiatan tersebut berjalan tanpa ada hal yang negative baik saat dimulai hingga berakhirnya acara, walaupun melibatkan banyak orang dari segala penjuru. “Bahkan yang membuat kita semua bertambah bahagia adalah kehadiran saudara-saudara kita yang non Muslim ikut serta di dalam reuni tersebut,” pungkas Dailami.







Komentar