Fesyen Show Festival Pesona Bau Nyale 2019, Atraksi Spesial Samuel Wattimena

LOMBOK – Genderang pembukaan Festival Pesona Bau Nyale 2019 telah resmi ditabuh. Berbagai atraksi wisata digelar menyemarakkan festival terbaik di Lombok ini. Salah satunya fesyen show yang akan digelar di Selasar Bazar Mandalika, Sabtu (23/2).

Boleh dibilang ini merupakan sebuah fesyen show yang sangat spesial. Pasalnya event ini merupakan besutan perancang busana tenama Samuel Wattimena. Makin spesial lagi Samuel mengandeng desainer perhiasan mutiara Riana Meilia dan dua pengrajin tas ketak khas Lombok.

“Fesyen show digelar di Selasar Bazar Mandalika yang merupakan ruang terbuka, pagelaran fashion show ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari Festival Bau Nyale 2019 yang diadakan di Mandalika, Lombok Tengah pada 17-25 Februari 2019,” kata Samuel, Jumat (22/2)

Selaras dengan festival yang mengangkat tema The Precious Culture of Mandalika, fesyen show ini menampilkan berbagai kreasi kain tenun khas Lombok.

Dalam kesempatan ini, Samuel mengkoordinir dan menggelar karya istimewa para perancang muda busana muslim.

Ajang ini disebut istimewa lantaran dalam pagelaran ini Samuel secara khusus mengajak 10 desainer muda dari Jakarta maupun Nusa Tenggara Barat untuk memamerkan 30 rancangan busana muslim kontemporer untuk pria dan wanita yang seluruhnya menggunakan kain tenun.

Pemilihan busana muslim sebagai tema kali ini, menurutnya, lantaran pemerintah melihat Lombok sudah menjadi salah satu destinasi wisata religi bagi muslim di Indonesia.

Sementara, untuk pilihan kain tenun dilandasi pada alasan Samuel yang sangat kuat. Sekarang sudah waktunya kain tenun maupun kain-kain lain dari berbagai daerah dikerjakan oleh desainer muda. Apalagi, ia melihat selera pasar, cara pemasaran, dan market yang berkembang pesat pada era desainer sekarang, jauh berbeda dibanding era desainer sebelumnya.

“Sebab, saya ingin agar desainer muda mengenal kain daerah. Kedua, supaya kain daerah tersebut mendapatkan penanganan baru,” katanya.

Samuel berharap, lewat acara ini ia bisa menginspirasi para desainer muda untuk menunjukkan potensi mereka dalam “memanjangkan” umur kain tenun yang sudah menjadi warisan budaya. “Bukan hanya di Lombok, melainkan juga di berbagai daerah lain,” tandasnya.

Sementara itu, perancang perhiasan mutiara Riana Meilia akan lebih banyak menampilkan bros, kalung dan cincin yang unik dan etnik. Desainer yang belajar mendesain secara otodidak ini memadupadankan 20 buah perhiasan karyanya agar tampil elegan, menyatu dengan busana muslim tapi tetap terlihat.

“Semoga acara ini bisa membuat craft daerah kami baik tenun, mutiara, maupun kerajinan lain khas Lombok kembali bangkit dan maju, setidaknya dikenal di seluruh Indonesia dan negara-negara tetangga,” ujar Riana.

Festival Pesona Bau Nyale 2019 sendiri merupakan salah satu festival yang masuk dalam 100 Calendar of Event (CoE) Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Bukan sekdar masuk menjadi bagian 100 CoE, Kemenpar pun turun langsung mendukung event tersebut.

Penanggung Jawab CoE Kementar Esthy Reeko Astuty pun turun langsung mengawal event tersebut. Baginya Festival Pesona Bau Nyale 2019 bukan sekedar festival biasa, tetapi genderang bangkitnya pariwisata Lombok pasca gempa.

“Kita harus pastikan semua berjalan dengan baik. Dari mulai persiapannya kita sudah pastikan semua matang. Promosinya pun besar-besaran. Atraksinya juga melibatkan orang-orang top dibidangnya. Seperti fasyen show ini,” ujar Esthy.

Sementara itu Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani Mustafa mengatakan, Festival Pesona Bau Nyale adalah festival yang menyatu dengan nilai-nilai luhur budaya masyarakat Sasak Lombok. Festival ini secara turun menurun berlangsung dan lestari di tengah masyarakat Sasak. Bukan hanya sekedar menangkap cacing laut, tapi festival ini mengandung filosofi yang luar biasa.

“Ada sejarah, kebudayaan, religi dan nilai kearifan lokal yang sarat akan pesan moral dan sosial dari festival ini, tidak sekedar festival atau pesta kebudayaan biasa,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Baginya Lombok dan Festival Pesona Bau Nyale merupakan suatu kesatuan yang tak terpisahkan. Selaku menarik untuk dinikmati. Apalagi festival ini banyak mengungkap keindahan pesona Lombok.

“Kalau soal atraksi, Festival Pesona Bau Nyale suduah pasti keren. Saya sendiri kemarinmenghadiri Creative Dialogue sebagai rangkaian Festival Pesona Bau Nyale di Lombok. Ini menjadi momentum menggeliatnya pariwisata Lombok pasca gempa. Lombok itu aman dan indah, silahkan datang dan buktikan sendiri,” ucap Menpar Arief. (*)

Komentar