Politisi NasDem Minta Pemda Kooperatif dengan BPPTKG

Yogyakarta – Anggota Komisi VII DPR RI Kurtubi mengimbau seluruh Pemerintah Daerah menjalankan rekomendasi yang diedarkan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG). Alasannya, rekomendasi yang disusun berdasarkan fakta yang pernah terjadi.

Misalnya di Palu dan sekitaran Gunung Anak Krakatau. Menurut Kurtubi, dari jauh-jauh hari BPPTKG sudah merekomendasikan kawasan itu rawan bencana sehingga dihimbau untuk tidak membangun gedung tinggi, karena berpotensi bencana di kemudian hari. Namun rekomendasi itu kata Kurtubi, tidak dijalankan.

“Antara Pemda dengan Badan Geologi amat sangat diperlukan kerjasamanya dalam rencana tata ruang dan wilayah terkait dengan potensi bencana untuk wilayah-wilayah yang rawan bencana, baik berupa letusan gunung maupun lahar panas atau awan panas,” kata Kurtubi, saat kunjungan kerja ke BPPTKG Yogyakarta, Rabu (6/2).

Analisis BPPTKG lanjut anggota DPR dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat itu, sebagian besar terkait dengan geologi bawah tanah. Ke depan Komisi VII DPR berupaya untuk memperkuat Badan Geologi dalam rangka menganalisis mitigasi serta mensosialisasikan kebencanaan terutama berkaitan dengan geologi agar masyarakat lebih hati-hati dan waspada.

“Kami mendorong untuk memperkuat peran Badan Geologi terutama kaitannya dengan kegempaan, sehingga sebelum ada undang-undang geologi kita harapkan Pemda memperhatikan data yang dikumpulkan oleh Badan Geologi lewat pengamatan di sekitar gunung yang aktif. Agar lebih waspada,” ungkap dia.

Pemda ujar politisi Partai NasDem itu, hendaknya kooperatif, agar jangan sampai bencana menimbulkan korban yang besar lagi. Karena itu, daerah tertentu perlu ada peraturan daerah yang menata tidak boleh ada bangunan dan kegiatan untuk wilayah-wilayah yang termasuk daerah merah yang direkomendasikan Badan Geologi ini.

“Tujuannya adalah mengurangi kemungkinan korban yang lebih besar karena gempa. Badan Geologi sudah memerankan perannya dengan merekomendasikan kepada Pemda agar daerah-daerah tertentu supaya hati-hati,” pungkas Kurtubi.

Komentar