Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) diminta untuk melakukan pengawasan dan pengecekan langsung terhadap distribusi sekaligus penyimpanan kotak suara pemilihan umum tahun 2019 di seluruh wilayah Indonesia.
Permintaan tersebut disampaikan Anggota Komisi II DPR RI Yandri Susanto, kepada wartawan sebelum memasuki Ruang Sidang Paripurna, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/2).
“Saya minta KPU termasuk juga Bawaslu mengawasi dan melakukan pengecekan langsung terhadap distribusi dan penyimpanan kotak suara di seluruh Indonesia,” kata Yandri.
Pengawasan dan pengecekan kotak suara menurut politisi Partai Amanat Nasional itu menjadi penting untuk memastikan kotak suara yang rusak segera diganti dan tempat penyimpanannya benar-benar aman sehingga tidak memicu kecurigaan dan keresahan masyarakat.
“Kalau dua hal itu tidak dilakukan, saya khawatir akan meresahkan masyarakat, akan mengganggu rasa nyaman masyarakat menjelang Pemilu yang tinggal dua bulan lagi. Saya tegaskan lagi, KPU juga Bawaslu agar lakukan pengawasan secara maksimal. Tolong pastikan betul di seluruh Indonesia, supaya kerusakan kotak suara seperti di Cirebon tidak terulang lagi,” tegasnya.
Dia jelaskan, tahapan yang paling penting pada proses Pemilu adalah pemungutan suara. Pada saat itu, keberadaan kotak suara akan menjadi sangat vital. Untuk itu ujarnya, pada saat kunjungan kerja spesifik dan kunjungan kerja reses mendatang, Komisi II DPR RI akan terus berkomunikasi dengan KPU dan Bawaslu untuk memastikan kesiapan kotak suara agar tidak menjadi sumber masalah di kemudian hari.
“Bila semakin banyak masalah, kemudian itu menjadi perbincangan masyarakat, itu bisa mendelegitimasi penyelenggara Pemilu. Untuk mengantisipasi itu semua saya kira kami perlu memastikan tahapan Pemilu dijamin aman, dijamin bisa terlaksana, dan dijamin tidak ada kotak suara yang rusak untuk dipakai pada 17 April 2019 mendatang,” pungkasnya.
Diketahui, Ketua KPU Kabupaten Cirebon Asep Saefudin Jazuli mengatakan sebanyak 2.298 kotak suara rusak terkena air di Gudang Logistik KPU Kabupaten Cirebon. Kerusakan terjadi sejak Sabtu hingga Selasa (12/2/2019). “Dari jumlah (kotak suara) yang sudah dirakit sebanyak 14.715, yang rusak dan tidak dapat dipakai 2.298 kotak. Sehingga jumlah kotak yang aman dan tidak terkena dampak sebanyak 12.417. Semuanya sudah diamankan di tempat masing-masing dengan palet,” ujar Asep.







Komentar