Woow! Cabor Tak Penuhi Target Kena Sanksi

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi menegaskan bakal memberlakukan sistem sanksi kepada masing-masing cabang olahraga (cabor) jika tak bisa memenuhi target.

Menurut menteri asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur itu, salah satu sanksi yang akan diberikan oleh pihaknya bisa berupa penurunan anggaran. Hal itu bakal dilakukan lantaran menurutnya, akan menjadi motivasi seluruh cabor agar mampu memenuhi target sesuai yang mereka canangkan.

“Soal sanksi kita akan memastikan kalau di SEA Games Filipina tidak sesuai dengan target maka tahun depan anggaranya harus di droop,” ungkap Imam seperti dikutip dari situs resmi Kemenpora, Selasa (26/2).

Lebih lanjut, Imam meminta agar seluruh cabor mampu mempertanggungjawabkan bantuan tersebut dengan baik. Ia menegaskan jika tidak mampu mempertanggungjawabkannya, maka pihaknya tak segan-segan memblack list bantuan kepada cabor tersebut.

“Semua cabor olahraga harus terpacu sekaligus memastikan ini kesempatan bagi cabor untuk sponsor membantu program kerja dari masing-masing cabor. Ketika tidak memberikan laporan pertanggungjawaban bisa jadi bentuk sanksinya adalah black list, sesuai dengan MoU, Juknis atau Juklak, kalau itu tidak dipenuhi maka akan di black list,” jelasnya.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan dembi membuat tantangan kepada seluruh cabor. Ia mengatakan pihaknya dalam hal ini pemerintah memiliki sasaran untuk Olimpiade 2020, mendatang.

“Sanksi ini berlaku kepada semua cabor. Kalau biasanya cabor meminta kepada pemerintah, sekarang giliran pemerintah meminta kepada cabor. Jangan hanya ketika butuh dana mengejar menteri, tapi ketika menteri butuh prestasi mereka menghindar. Tentu kita harus kerja bareng dan kolaborasi,” tukasnya. (fha)

Komentar