Senator Emma Yohanna Terima Dubes Slovakia

Jakarta – Wakil Ketua Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Emma Yohanna menerima kunjungan Duta Besar Slovakia untuk Indonesia JUDe. Jaroslav Chlebo. Audiensi Dubes Slovakia ke Komlpleks Parlemen dalam rangka persiapan kunjungan kerja BKSP DPD RI ke Slovakia nanti.

“BKSP DPD RI berniat untuk berkunjung ke Slovakia. Kami berharap saat kembali ke tanah air nanti bisa membawa pulang berbagai hal yang dapat dipelajari dari Slovakia seperti pendidikan, ekonomi juga parlemen,” kata Emma, di ruang VIP, Gedung B DPD RI, Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Jumat (8/3/2019).

Dijelaskan Emma, Slovakia adalah negara anggota Uni Eropa, dengan jumlah penduduk relatif sedikit yaitu sekitar 5,5 juta jiwa. Namun Slovakia adalah negara besar dan terkenal. “Indonesia ingin tahu lebih jauh juga karena pariwisata Slovakia terintegrasi dengan masyarakatnya tanpa meninggalkan tradisi,” ujar Emma.

Senator asal Sumatera Barat itu menegaskan bahwa tujuan kunjungan kerja BKSP DPD RI juga ingin bertemu dengan KADIN Slovakia dan Kementerian Pendidikan dan berharap ada pemberian beasiswa serta kegiatan pertukaran mahasiswa.

“BKSP berharap semoga kunjungan ini ada manfaatnya bagi kedua belah pihak dan ada sesuatu yang didapat bagi Indonesia,” imbuhnya.

Sementara Jaroslav Chlebo menambahkan bahwa keinginan penguatan hubungan kerja sama pendidikan sangat didukung dan sebenarnya telah dilakukan antara Indonesia dan Slovakia. Bahkan belum lama ini ujarnya, ada pemberian beasiswa dan kunjungan mahasiswa dari salah satu universitas di Bratislava dan telah menyetujui program pertukaran mahasiswa.

“Jadi bukan lagi masuk dalam ranah pemerintah tapi telah langsung ke institusi kampus (universitas),” ungkap dia.

Di samping itu, Dubes Slovakia menjelaskan kerja sama parlemen adalah hal yang penting di Slovakia yang saling bekerjasama dengan para deputi dari berbagai negara. Slovakia faktanya masih muda dalam berdemokrasi dan tidak sempurna dalam menjalankannya serta mesih terus belajar dan tidak semulus yang dibayangkan. “Semoga saat kembali ke Indonesia, BKSP DPD RI dapat memberikan feedback yang riil,” pungkasnya.

Komentar