Politikus Golkar: Masyarakat Maunya Caleg Jadi Pemborong

Jakarta – Anggota Fraksi Partai Golkar MPR RI, Rambe Kamarul Zaman mengatakan salah satu pertanyaan yang selalu diajukan dalam pertemuan dengan konstituennya di Sumatera Utara II adalah, kenapa tidak memilih?

“Kenapa tidak memilih? Jawaban masyarakat adalah memilih atau tidak, tetap saja mereka jadi petani. Tetap saja harga sawit turun,” kata Rambe, dalam diskusi Empat Pilar MPR “Efektifitas Fatwa Haram Golput Tingkatkan Partisipasi Pemilih?”, Media Center, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan – Jakarta, Senin (1/4/2019).

Visi tentang pemilu sebagai cara untuk menentukan pemimpin masa depan bangsa untuk lima tahun ke depan ujar Rambe, tak dihitung masyarakat.

Demikian juga kenyataannya dalam kegiatan sosialisasi 4 Pilar MPR RI. Menurut Rambe, Anggota MPR dan DPR maupun calon anggota legislatif disuruh jadi pemborong.

“Kita banyak sosialisasi 4 Pilar MPR RI. Setiap bertemu masyarakat, caleg ini disuruh jadi pemborong. Kata masyarakat, kalau bapak mau dipilih, bangun dulu jalan itu. Soal dari mana duitnya, masyarakat tidak mau tahu,” ungkap politikus Partai Golkar itu.

Fenomena inilah ujar Rambe, yang disenangi oleh para caleg dengan target asal menang dan lolos ke DPR RI. “Di bawah, tidak ada urusan pemilu legislatif ini sebagai ajang memilih para wakil rakyat di DPR. Makanya, Untuk datang kampanye saja masyarakat harus diberi makan dan uang transpor,” ujarnya.

Komentar