Firman Soebagyo: Pasti Ada yang Gerah Jika Pimpinan MPR Jadi 5

Jakarta – Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Golkar Firman Soebagyo menyatakan saat ini keseluruhan jumlah Pimpinan MPR RI ada delapan orang dengan rincian satu ketua dan tujuh Wakil Ketua MPR RI.

Melihat kondisi kedepannya dan kecenderungan sebagian fraksi dan UU MD3 menurut Firman, sangat mungkin dikembalikan kepada bentuk sebelumnya yaitu lima Pimpinan MPR RI terdiri dari satu ketua dan empat wakil ketua.

“Kalau pada akhirnya pola lima Pimpinan MPR RI yang dipakai maka akan terjadi banyak ruang kosong di MPR,” kata Firman, dalam diskusi Empat Pilar MPR RI “Konsolidasi Parpol di Patlemen pasca-Pemilu 2019”, di Media Center DPR RI, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan – Jakarta, Senin (17/6/2019).

Melihat banyak ruang Pimpinan MPR RI yang kosong ujarnya, pasti memicu masalah baru lagi dari kalangan internal fraksi-fraksi di MPR RI.

“Ada teman-teman nanti akan gerah melihat kekosongan ini, maka muncul lagi keinginan agar Pimpinan MPR RI tetap delapan yang membawa konsekuensi direvisi lagi UU MD3 ini,” kata Firman lagi.

Kalau itu terjadi, Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR ini mempertanyakan, kapan Parlemen ini untuk menjalankan fungsinya mengawasi kekuasaan. “Habis waktu cuma untuk kompromi politik, check and balanced kapan?,” tanya Firman.