Pidato di PBB, Wapres Jusuf Kalla Serukan Multilateralisme dan Penghormatan Kedaulatan

New York, Amerika Serikat – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyampaikan pidato nasional pada Debat Umum di Sidang Majelis Umum (SMU) PBB ke-74, 27 September 2019. Tema pertemuan kali ini adalah “Galvanizing multilateral efforts for poverty eradication, quality education, climate action and inclusion”.

Wapres tekankan pentingnya kerja sama di tingkat multilateral untuk menyelesaikan tantangan yang semakin kompleks dan berat. “Indonesia meyakini hanya dengan nilai-nilai multilateralisme, dunia ini akan semakin stabil, damai dan sejahtera,” ujar Wapres.
Indonesia kembali menyerukan dukungannya kepada Palestina, dan memanggil komunitas internasional untuk bersatu menciptakan perdamaian melalui two-state solution. Selain itu, persatuan bangsa Palestina diperlukan sebagai modal dasar untuk melanjutkan perjuangan.
Wapres tekankan pentingnya pencapaian SDGs. Hasil yang telah dirasakan Indonesia, antara lain, penurunan angka kemiskinan menjadi satu digit, penurunan ketimpangan, dan ribuan masyarakat telah menerima akses kesehatan dan pendidikan. Indonesia berkontribusi pada pembangunan global melalui kerja sama dengan mitra-mitra di Pasifik dan Afrika melalui Forum Indonesia-South Pacific, Pacific Exposition, dan Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue.
Wapres RI mengingatkan seluruh negara untuk menghormati nilai-nilai Piagam PBB tanpa terkecuali, termasuk komitmen untuk menghormati kedaulatan negara lain. “Indonesia akan selalu menghormati prinsip kedaulatan negara lain. Di saat yang sama Indonesia juga mengharapkan negara lain menghormati kedaulatan dan integritas teritorial Indonesia.”
Wapres RI menyampaikan pencalonan Indonesia untuk menjadi anggota Dewan HAM PBB periode 2020-2022, dan mengharapkan dukungan dari negara-negara sahabat. (kemlu)