Jakarta – Pengamat komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing mengatakan pelaksanaan demokrasi langsung yang saat ini dipakai oleh Indonesia bersifat liberal.
Demikina dikatakan Emrus dalam diskusi Empat Pilar bertajuk “Menaker Peluang Amandemen Konstitusi?”, di Media Center DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan – Jakarta, Senin (2/12/2019).
“Demokrasi Indonesia liberal. Di negara asal lahirnya demokrasi yaitu Amerika Serikat (AS), mekanisme pemilihannya cuma menggunakan sistem distrik,” tegas Emrus.
Dia khawatir, kalau sistem demokrasi liberal ini lebih lama berjalan di Indonesia, maka secara bertahap akan mengurangi peran partai politik di Indonesia.
“Kalau demokrasi langsung ini terus berlanjut, maka yang akan eksis nanti relawan, bukan partai politik. Tanda-tanda ke arah itu sudah ada,” pungkas Emrus.






