Menpora: Diapresiasi Presiden, Lima Program Prioritas Harus Dijalankan

Jakarta – Presiden Joko Widodo memberikan apresiasi atas Lima program prioritas Kemenpora. Presiden tidak ingin ada program prioritas yang terlalu banyak secara kuantitas yang tidak bisa terukur output dan outcome nya. Hal itu ditegaskan Menpora pada acara Silaturahmi Menpora dengan Pejabat Eselon di Lingkungan Kemenpora, di Auditorium Wisma Menpora, Jakarta.
“Bapak Presiden mengapresiasi lima Program Prioritas Kemenpora karena kita cepat meriview dan merevisi apa yang sudah ada tanpa menghilangkan anggaran yang ada di masing-masing kedeputian,” ujar Menpora, Selasa (7/1) pagi mengawali Tahun Anggaran 2020.
Presiden, lanjutnya merasa senang karena Kemenpora telah berubah menjadi lebih baik, baik di bidang kepemudaan maupun keolahragaan. “Yang pertama, arah bidang kepemudaan jelas yakni pemberdayaan pemuda menjadi kreatif, inovatif, mandiri dan berdaya saing serta mendorong semangat kewirausahaan bahkan Presiden memberikan saran para pemuda yang berhasil sebagai wirausahawan bisa ditampilkan sebagai rule model untuk menginspirasi pemuda Indonesia lainnya,” kata Menpora.
Program Prioritas kedua, lanjutnya yakni penguatan Ideologi Pancasila dan karakter serta budaya bangsa di kalangan pemuda, menurut survei masalah ideologi, intoleransi, radikalisme yang paling banyak terkena adalah kaum muda. “Di bidang olahraga Presiden merasa senang karena Kemenpora hanya memiliki dua fokus yakni tetang pemassalan dan pemasyarakatan olahraga dan tentang pembinaan usia dini dan prestasi,” tambahnya.
Pembenahan tata kelola kelembagaan, kompetensi ASN, penyederhanaan regulasi, penyesuaian birokrasi dan peningkatan pelayanan publik adalah salah satu dari lima program prioritas Kemenpora.
“Tantangan kita hingga 2024 cukup lumayan tapi kita meyakini kita bisa menyelesaikan dengan kerja tim sebagai satu tim Kemenpora dengan semangat tinggi, percaya diri tinggi tentu dengan arahan dari pimpinan di unit kerja masing-masing,” tegasnya.
Menpora berharap seluruh pejabat dan pegawai Kemenpora untuk tetap optimis menyambut dan menyongsong tahun 2020. “Kita harus optimis untuk menyambut dan menyongsong tahun 2020 selain kita juga berempati kepada saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir di beberapa wilayah di Indonesia,” tuturnya. (kemenpora)