Serentak di 8 Titik, Direksi Pertamina Pantau Kelancaran Penyaluran BBM dan LPG Jelang Tahun Baru 2020

JAKARTA – Direksi Pertamina secara serentak memantau kinerja Satgas Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di 8 kota pada malam pergantian tahun ini, Selasa (31/12/2019).

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati didampingi Direktur Keuangan Emma Sri Martini dan Direktur Pemasaran Ritel Mas’ud Khamid memantau kegiatan Satgas dari TBBM Plumpang, Jakarta. Direktur Hulu Dharmawan H. Samsu memantau kegiatan Satgas Nataru dari TBBM Medan Group, Direktur Pengolahan Budi Santoso Syarif dari TBBM Kertapati Plaju, Direktur PIMR Heru Setiawan dari TBBM Ujung Berung Bandung, Direktur Manajemen Aset M. Haryo Yunianto dari TBBM Rewulu Yogyakarta, Direktur SDM Koeshartanto dari TBBM Pengapon Semarang, Direktur Pemasaran Korporat Basuki TrIkora Putra dari TBBM Surabaya Group, dan Direktur LSCI dari TBBM Bitung Manado.

Di masing-masing lokasi, seluruh Direksi Pertamina melakukan dialog dengan Satgas Nataru yang bertugas malam ini. Selain itu, berpusat di TBBM Plumpang, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati didampingi Direktur Pemasaran Riteil Mas’ud Khamid, Direktur Keuangan Emma Sri Martini dan GM MOR III Tengku Fernanda, menggelar rapat koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Pengendalialn dan Pemantauan Kelancaran Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas Elpiji (LPG) melalui fasilitas konferensi video serentak di 8 titik distribusi untuk memastikan keamanan pasokan BBM dan LPG.

“Alhamdulillah, laporan Satgas Nataru dari seluruh Marketing Operation Region maupun Refinery Unit sejak 14 November 2019 sampai dengan hari ini, semua kebutuhan BBM dan LPG masyarakat selama libur panjang Natal dan Tahun Baru terpenuhi dan stoknya dipastikan aman. Semua sudah berjalan dengan baik,” beber Nicke kepada Energia.

Menurut Nicke, Satgas Nataru tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Selain jumlah personel bertambah, masa satgas kini lebih lama, hingga delapan minggu.

“Biasanya, masa Satgas hanya 30 hari. Namun karena bertambahnya infrastruktur jalan tol, jumlah sarfas kita di tol Trans Jawa dan Trans Sumatera otomatis bertambah untuk mengantisipasi animo masyarakat yang menggunakan jalan tol baru. Lokasi di sekitar tempat wisata dan kota-kota yang mayoritas masyarakatnya merayakan Natal juga diantisipasi dengan perencanaan lebih matang. Oleh karena itu, tahun ini Nataru kita percepat mulai 14 November dan nanti berakhir di tanggal 8 Januari 2020,” imbuhnya.

Tak lupa, Nicke mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Satgas Nataru yang bertugas.

“Saya bangga sekali dengan Satgas Nataru yang 24 jam melaksanakan dan memonitor pelayanan dengan luar biasa di malam tahun baru. Semuanya mengorbankan saat-saat kebersamaan dengan keluarga semata-mata untuk bekerja melayani masyarakat. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan Pertamina di seluruh unit operasi yang sekarang stand by di malam Tahun Baru,” ungkapnya.

Bahkan, Nicke juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh keluarga Satgas Nataru yang telah memberikan restu kepada keluarganya untuk tetap melayani masyarakat.

“Ini pengorbanan yang luar biasa. Saya mengucapkan terima kasih banyak dan semoga di tahun 2020 kita semua diberikan kelancaran dalam melakukan kegiatan usaha. Semua jajaran juga sehat agar kita siap selalu melayani masyarakat,” pungkas Nicke.(pertamina)