oleh

Menhub Rancang Bandara di Atas Laut untuk Banda Naira

Jakarta – Pemerintah Pusat (Pempus) lewat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan merubah bandara Bandanaira dari darat ke laut. Pasalnya, Bandara Bandanaira saat ini sudah tidak bisa ditambahkan lagi, karena lahan tidak begitu mendukung.

Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, pembangunan Bandara Bandanaira tidak bisa dikembangkan lagi, karena lahannya begitu pendek hingga tidak bisa dipanjangkan lagi. Bahkan, untuk pembangunan diatas laut sangat membutuhkan anggaran cukup besar.

“Berkaitan dengan Bandara Bandanaira, kita memang dilematis Bu, sekarang itu panjangnya tidak mencukupi, tapi kalau kita buat memanjang itu gunung, jadi tidak mungkin dilaksanakan, kalau dilaut itu mahal,” kata Menhub saat menjawab pertanyaan Anggota DPD-RI asal Maluku Anna Latuconsina dalam rapat dengar pendapat dengan Komite II DPD-RI, Rabu (19/2).

Dikatakan Menhub, salah satu cara untuk mengembangkan Bandara di Banda Naira adalah menghadirkan kapal terbang yang bisa mendarat di atas laut dan itu sudah bisa dilakukan dibeberapa daerah di Indonesia, seperti di Batam, Kepulauan Riau.

“Memang kita lagi mengupayakan yaitu kapal terbang yang bisa mendarat di laut, dan itu sudah bisa dilakukan di Kepulauan Riau dari Batam ke salah satu pulau disana,” ucapnya.

Lebih lanjut Menhub, langkah ini sangat tepat untuk memanilisir pengeluaran anggaran triliunan rupiah. “Jadi itu sangat solutif dari pada kita membangun dengan biaya triliunan. Ini sudah didiskusikan sangat dalam dengan Gubernur Maluku,” tutupnya. (***)

Loading...