oleh

Politisi PAN Anggap Kinerja BPIP Rendah dan Bikin Gaduh

Jakarta – Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus menyatakan kinerja Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ditinjau dari serapan anggaran 2019 masih rendah. Alasannya, serapan anggaran BPIP tahun 2019 cuma mencapai 64,27 persen.

“Kita ingin BPIP bisa berjalan dengan lebih dinamis. Namun dalam kenyataannya serapan anggaran BPIP tahun 2019 cuma 64,27 persen. Anggaran BPIP kinerjanya kurang bagus,” kata Guspardi, dalam rapat dengar pendapat Komisi II DPR RI dengan Kepala BPIP Yudian Wahyudi, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Selain itu, Guspardi juga mengungkap keprihatinnya atas pernyataan yang diucapkan Kepala BPIP beberapa waktu lalu dan menimbulkan kegaduhan di masyarakat yaitu “musuh Pancasila adalah agama dan kedudukan konstitusi di atas kitab suci’.

“Akibat pernyataan yang disampaikan Kepala BPIP, saya merasa sangat prihatin, apalagi Kepala BPIP belum mulai bekerja namun sudah mendapatkan kritikan yang keras dari semua elemen,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Guspardi meminta klarifikasi secara langsung terkait hal tersebut karena kalimatnya sangat menyinggung perasaan umat dan agama apapun dan terkesan melecehkan agama.

“Apapun alasannya, tetapi nasi sudah menjadi bubur. Saya merasa prihatin. Oleh karena itu bagaimana ke depan hal ini bisa dipulihkan. Hal ini kurang elok untuk diungkapkan. Tidak gampang untuk mengembalikan kondisi seperti semula, padahal tugas berat Kepala BPIP seperti apa yang dipesankan Presiden adalah bagaimana Pancasila merupakan wajah bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Terakhir, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu berharap, ke depan Kepala BPIP bisa mengembalikan kondisi yang tidak kondusif ini seperti sediakala. “Oleh sebab itu ke depan jangan lagi menimbulkan kerusuhan atau kegaduhan atas apa yang diucapkan,” imbuhnya.

Loading...