Kalsel – Umat Islam Kalimantan Selatan kembali dikumpulkan dalam acara Haul ke-15 KH Zaini bin Abdul Ghazali atau akrab disapa Guru Sekumpul di Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan pada Ahad malam. Haul yang dihadiri oleh puluhan ribu umat Islam dari penjuru nusantara ini membawa makna yang mendalam untuk bangsa dan negara. Utamanya dalam meneguhkan rasa persatuan dan kesatuan.
“Masyarakat datang dari berbagai penjuru untuk menghadiri acara haul sekumpul, ini tentunya membuat rasa persatuan kita semakin kuat,” kata polisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Alhabsy lewat pesan tertulisnya kemarin.
Menurut politisi yang akrab disapa Habib Aboe itu, kagiatan Haul Guru Sekumpul ini juga menumbuhkan rasa gotong royong, dimana masyarakat saling membantu menyediakan posko di sepanjang jalan Ahmad Yan, tempat dihelatnya Haul Guru Sekupul itu.
Mereka bergotong royong membuat posko dan menyediakan tempat istirahat serta makanan secara gratis.“Kegiatan seperti ini kembali menumbuhkan semangat gotong royong yang selama ini telah memudar di tengah masyarkat,” sebut anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS itu lagi.
Tentunya, menurut Habib Aboebakar, kondisi seperti ini sangat menguntungkan untuk pemerintah daerah setempat. Selain menggerakkan roda perekonomian daerah, kohesi sosial juga semakin membaik, nilai persatuan dan kesatuan menguat, kegiatan gotong royong kembali tumbuh dan berkembang di masyarakat.
“Tentunya, semuanya akan membawa dampak stabilitas sosial dan kondisi masyarakat yang semakin tentram. Oleh karenanya, pemerintah daerah setempat sudah selayaknya memberikan dukungan yang optimal untuk kegiatan haul sekumpul. Karena manfaat dan dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat,” tutup Wakil rakyat dapil Kalsel I ini. (***)






