Pengamat Minta MPR Siapkan Antisipasi Krisis Lanjutan Virus Corona

Jakarta – Pengamat komunikasi publik dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta Nyarwi Ahmad mengatakan peran MPR RI sangat penting dan strategis untuk mengantisipasi krisis ekonomi dan politik sebagai efek dari penyebaran virus corona atau Vicod-19 ke sejumlah negara di dunia.

Hal tersebut dikatakan Nyarwi dalam Diskusi Empat Pilar MPR RI bertajuk “Penerapan Pilar Kebangsaan Dalam Situasi Krisis Virus Corona”, di Media Center DPR RI, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan – Jakarta, Jumat (6/3//2020).

“Wuhan yang diduga sebagai asal virus corona saat ini sudah krisis kesehatan publik dan seterusnya menjadi krisis ekonomi dan politik. Di Indonesia, Posisi MPR RI penting mengantisipasi wabah virus corona yang sangat mungkin menjadi krisis lanjutan antara lain krisis ekonomi dan politik,” kata Nyarwi.

Peran MPR RI sebagai institusi yang menyiapkan antisipasi multi-krisis ujarnya, sangat strategis karena Negara ini dibentuk atas dasar kerelaan. “Beda dengan negara-negara lainnya di dunia yang negaranya dibentuk atas dasar peperangan, misalnya,” ungkap Nyarwi.

Selain itu, dia juga mendesak pemerintah melakukan komunikasi publik sebagai upaya untuk menenangkan warganya sendiri dalam menyikapi wabah virus corona.

“Untuk saat ini Presiden sepertinya mempercayai Kepala Staf Kepresidenan untuk melalukan komunikasi publik. Hal yang belum dilakukan KSP adalah menunjuk orang yang punya keahlian sesuai dengan yang dibutuhkan dengan kondisi sekarang.