Jakarta – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyerukan semua lembaga pendidikan, terutama sekolah harus ikut menyosialisasikan bahaya wabah virus corona. Seruan tersebut menyikapi keterangan resmi Presiden Joko Widodo yang mengungkap sudah ada sekitar 19 Warga Negara Indonesia (WNI) terinveksi virus corona atau COVID-19.
Menurutnya, di bawah koordinasi Kemendikbud, sekolah-sekolah diimbau pro aktif menyebarkan informasi yang benar kepada para peserta didik. Langkah-langkah pencegahan harus terinformasikan dengan baik di semua lembaga pendidikan. “Sebarkan informasi seluas-luasnya melalui berbagai media yang dimiliki Kemendikbud, seperti Youtube, atau infografis di media sosial,” seru Hetifah, dalam rilisnya, Selasa (10/3/2020).
Politikus Partai Golkar itu menegaskan, para guru berada di garda terdepan untuk memberi pamahaman kepada para siswa di sekolah, agar virus ini tak menyebar luas di Tanah Air. Informasi yang benar soal ini jadi keniscayaan untuk selalu disampaikan. Kepada orang tua di rumah, Hetifah juga berpesan agar tidak panik dan membantu mengedukasi putra-putrinya.
“Virus corona menyerang individu yang memiliki kekebalan tubuh rendah. Ajarkan anak untuk makan sehat, minum vitamin, olahraga, dan cuci tangan dengan sabun,” ujar Hetifah, sembari mengimbau pihak sekolah agar membersihkan sanitasinya. Di setiap toilet sekolah harus selalu tersedia sabun tangan.
Para siswa imbuhnya, harus sering mencuci tangan di jam sekolah, baik sebelum dan sesudah makan. Sesudah bermain juga tetap harus cuci tangan agar kebersihan diri dan lingkungan tetap terjaga. “Sekolah, perlu berkoordinasi dengan Puskesmas setempat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan para siswa dan guru secara berkala,” pungkasnya.






