JAKARTA – Harga minyak dunia terus anjlok pasca bencana Coronavirus atau Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia. Bahkan, beberapa SPBU di negara barat rela bersaing menjual harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan harga murah.
Meski harga minyak dunia terus anjlok, Pemerintah Indonesia belum mau menurunkan harga BBM. Sebelumnya, Pemerintah lewat Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Perhubungan Luhut Binsar Pandjaitan mengakui belum memutuskan untuk menurunkan harga BBM.
Menanggapi hal itu, mantan Sekretaris Kementerian (Sekmen) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu mengaku bingung dengan sikap Pemerintah yang belum menurunkan harga BBM di Indonesia.
Said Didu pun mencurigai, pihak yang enggan menurunkan harga BBM adalah mafia minyak, atau orang yang melundungi masfia minyak.
“Hanya mafia minyak atau pelindung mafia minyak yg tega tdk menurunkan BBM saat harga minyak dunia turun tajam,” kata Said Didu lewat cuitannya di media sosial twitter @msaid_didu, Minggu (19/4).
Dikatakan penggagas Manusia Merdeka itu, pandemik Covid-19 ini menyusahkan lapisan masyarakat, baik tukang ojek, sopir angkutan kota, sopir taksi hingga masyarakat biasa.
“Dan rakyat sedang mengalami krisis seperti sekarang,” ucapnya dalam tweet yang sama. (***)







Komentar