Senator Hasan Basri Pertanyakan Komitmen Swasta Perangi Covid-19 Di Kaltara

Jakarta – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Hasan Basri mengatakan ada sejumlah perusahaan besar swasta di Kalimantan Utara (Kaltara) yang bergerak di bidang pertambangan (batu bara, emas), Migas, perikanan, perkebunan, kehutanan, galangan kapal, hingga pengolahan kayu.

Masalahnya menurut Hasan Basri, hingga kini belum terlihat komitmen dari sejumlah perusahaan besar di Kaltara itu untuk membantu memerangi pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 yang saat ini tengah dilakukan oleh masyarakat, Pemerintah Daerah bersama TNI dan Polri.

“Saya menghimbau semua perusahaan swasta yang selama ini beroperasi dan telah menikmati kekayaan alam di Kalimantan Utara untuk segera berkontribusi memerangi pandemi Covid-19 di Kalimantan Utara dan sekitarnya,” kata Hasan Basri, Rabu (15/4/2020).

Wakil Ketua Komite II DPD RI ini menegaskan, kontribusi pihak swasta terhadap penanganan covid-19 ini sangat-sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan Pemda. “Kaltara butuh perlengkapan medis, tenaga kesehatan, alat pelindung diri (APD), masker, hand sanitizer, dan bantuan sembako untuk masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19,” tegas dia.

Ketua Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kalimantan Utara itu mengingatkan, beban Pemerintah Pusat dan Daerah di seluruh Indonesia saat ini sangat berat. Perusahaan-perusahaan swasta di Kaltara mestinya ikut meringankan beban ini.

Lebih lanjut, Hasan Basri mengungkap data dari Worldometers hingga Selasa (14/4/2020), jumlah kasus positif virus corona telah menginfeksi 1.920.057 orang di dunia telah dinyatakan positif Covid-19. Sementara itu, sebanyak 443.732 telah dinyatakan sembuh, dan 119.403 orang meninggal dunia.

Di Indonesia, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto, menyampaikan bahwa pasien positif COVID-19 di Indonesia hingga Senin siang (13/4/2020), bertambah 316 kasus sehingga total positif 4.557 kasus, sementara yang sembuh 380 orang dan 399 meninggal dunia.

“Provinsi Kalimantan Utara terkonfirmasi pasien positif Corona sejumlah 16 pasien, meliputi sembilan pasien di RSUD Tarakan, 4 di RSUD Nunukan, dan 2 di RSU Tanjung Selor Bulungan. Serta satu pasien telah meninggal dunia,” ungkapnya.

Dia tambahkan, seluruh aparatur di Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota di Kaltara telah bahu-membahu berkontribusi melalui pemotongan gaji untuk memberikan bantuan langsung kepada masyarakat terdampak pembatasan aktivitas akibat Covid-19.

“Demikian juga para wakil rakyat dan wakil daerah sudah memberikan bantuan semaksimal mungkin untuk konstituennya di Kaltara. Tentu akan lebih maksimal apabila para pengusaha yang memiliki perusahaan di Kaltara juga ikut membantu,” pungkasnya.