JAKARTA – Pandemi Coronavirus atau Covid-19 tidak hanya berpengaruh pada tingkat ekonomi warga, tetapi juga membawa keberkahan bagi pasangan suami-istri. Bagaimana tidak, selama Indonesia dilanda Corona sejak bulan Maret lalu, angka kehamilan terus meningkat.
Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, angka kehamilan pasangan usia subur menginjak 105 persen. Angka inj jauh berbeda dengan angka pada periode bulan Januari hingga Maret 2020.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat, peningkatan angka kehamilan selama Covid-19 berlangsung diperkirakan belum menurun, lantaran waktu pandemi ini belum diketahui berakhir.
“Kami juga meminta agar, warga yang terutama perempuan seharusnya bisa di KB terlebih dahulu,” kata Uus Supangat, kemarin.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Yuyun Darmawan menuturkan, periode tiga bulan terakhir sejak Januari lalu, tercatat angka kehamilan perempuan di kota santri mencapai 3.219 orang.
“Angkanya naik sekitar 105 persen jika dibanding tahun sebelumnya di tiga bulan sama yang mencapai 1.500 orangan,” ucapnya.
Lebih lanjut dia, jumlah itu merupakan angka kumulatif yang diperoleh dinas dari Puskesmas, rumah sakit bersalin dan bidan praktik di seluruh wilayah Kota Tasikmalaya, sejak imbauan aktivitas di rumah disampaikan pemerintah.
“Kebanyakan memang kehamilan terjadi pada perempuan di usia muda,” ujarnya.
Diketahui, meningkatnya angka kehamilan ini tak lepas dari imbauan Pemerintah untuk tetap berada di dalam rumah selama Corona, dan memberikan peran besar peningkatan angka kehamilan. (***)







Komentar