Terapkan Social Distancing, Kementan Gelar Operasi Pasar Online

JAKARTA – Jelang Hari Raya Idul Fitri, Kementerian Pertanian terus menggelar operasi pasar murah di seluruh wilayah Indonesia. Operasi pasar murah ini untuk meringankan beban masyarakat di massa pandemi Covid-19.

Menariknya, operasi pasar murah yang dilakukan oleh Kementan ini berbeda dengan waktu-waktu sebelumnya, yakni operasi pasar online. Langkah ini dilakukan untuk menghindari kerumunan orang, dan sekaligus menerapkan social distancing.

“Kita setiap hari menjalankan operasi pasar, cuman operasi kita sekarang tidak operasi pasar seperti yang lalu, kita masuk ke 44 pasar bukan begitu, karena kita menghindari kerumunan,” kata Ketua Badan Ketahanan Pangan (BPK) Kemetan Agung Hendriadi kepada wartawan di Gedung TTIC BPK Kementan, Rabu (20/5).

“Operasi pasar secara modern adalah operasi pasar online, yang itu kita buka setiap hari untuk seluruh Jabodetabek dan Indonesia. Kita laksanakan setiap hari,” sambungnya.

Menurut Hendriadi, harga bahan pokok yang dijual di Pasar Mitra Tani ini berpatokan pada harga yang dikeluarkan oleh Pemerintah, seperti gula pasir, bawang merah hingga beras.

“Misalnya harga gula pasir kita jual Rp 12.500/kilo, bawang merah Rp 32.000, beras masih Rp 8.800. Pokoknya kita gunakan harga-harga jual di Pemerintah, dan kita jual ke masyarakat lewat online, itu operasi pasar yang kita buat, bukan operasi pasar yang seperti buka lapaknya atau seperti di lapangan sepak bola,” ucapnya.

Lebih lanjut Hendriadi, jumlah Pasar Mitra Tani di wilayah Jabodetabek lebih dari tujuh, dan itu sudah dikunjungi untuk memastikan harga dan pasokan barang. Dikatakannya, Tokoh Mitra Tani menjadi penyuplai barang ke Pasar Mitra Tani diseluruh wilayah di Indonesi.

“Pasar Mitra Tani itu lebih dari tujuh pasar di Jabodetabek, Tokoh Mitra Tani lebih banyak, sementara Pasar Mitra Tani itu lebih besar ya, biasanya itu mensuplai barang Toko Mitra Tani, dan saya udah lihat selurun Indonesia berjalan sama dengan kita,” jelasnya.

Tak sampai disitu, Hendriadi juga mengakui operasi pasar online ini juga dilakukan di wilayah yang jauh seperti Kalimantan secara keseluruhan hingga di wilayah Papua, dan itu sudah berjalan selama bulan puasa.

“Sebulan ini kita lakukan operasi pasar online, baik di Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kaliman Tengah, Banten hingg Papua pun dilakukan operasi pasar. Jadi kita sepakat serentak melakukan operasi pasar online Mitra Tani,” bebernya.

Hendriadi pun berharap masyarakat memanfaatkan kebijakan operasi pasar online ini untuk mempermudah mereka. Pasalnya, selain harga murah, masyarakat pun bisa menerapkan social distancing dan tetap berada di rumah.

“Inikan WFH, kita melakukan operasi pasar secara online yang bekerja sama dengan gojek, masyarakat saya himbau belilah di pasar yang kita punya, barangnya langsung diantar kok ke rumah, tidak perlu berebut di lokasi,” harap Hendriadi. (***)

Komentar