oleh

Anak Buah AHY Dorong PT Pindad Terus Berinovasi

Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron mendorong PT Pindad untuk terus berinovasi dengan perencanaan yang matang sehingga terus menelorkan produk-produk yang inovatif. Dorongan tersebut menurut Herman, didasari atas lulusnya ventilator dan respirator produksi PT Pindad dari uji teknis Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) dan uji klinis dari Kementerian Kesehatan RI.

“Industri pertahanan kita harus maju, harus mengikuti perkembangan teknologi dunia. Industri pertahanan kita harus mandiri dan berdaulat sehingga kita menjadi negara yang siap dalam situasi apapun. Dan kami bangga, industri pertahanan tidak hanya dalam bidang senjata, tetapi juga dikembangkan kepada industri lainnya seperti alat kesehatan dan lainnya,” ujar Herman, saat mengikuti Tim Kunspek Komisi VI DPR ke PT Pindad, di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/7/2020).

Dijelaskannya, saat ini lahan yang ditempati PT Pindad di Jawa Barat luasnya mencapai 66 hektar, kemudian infrastrukturnya pun sudah ada. Untuk itu, Herman mendorong agar peralatan yang dimiliki PT Pindad perlu ditingkatkan secara bertahap menuju industri 4.0.

Bagi Komisi VI DPR RI, lanjut Herman, inovasi dan juga pengembangan yang sudah direncanakan Direksi PT Pindad kedepannya perlu mendapat dukungan, baik itu dari sisi kemampuan keuangan juga dari ketersediaan bahan siap pakai yang harus impor. Padahal, bahan siap pakai seperti selongsong peluru, bahan baku dasarnya diproduksi di Indonesia.

“Misalnya selongsong peluru, kita ketahui sekarang ada Rp4 miliar pesanan dari Kementerian Pertahanan hingga 2024, bahan selongsongnya harus impor, padahal bahan dasarnya yaitu tembaga diproduksi di Indonesia, hasil dari Freeport, pertambangan lainnya di Indonesia,” ungkap politikus Partai Partai Demokrat itu.

Herman mendukung agar PT Pindad terus mendapat perhatian khusus setelah melihat spirit dari para Direksi PT Pindad untuk terus melakukan lompatan-lompatan dan inovasi lainnya. “Tadi kami juga melihat hasil-hasil untuk kendaraan tempur seperti Tank Baja. Ke depan tentu harus dikembangkan dan harus menjadi kebanggan anak negeri,” pungkasnya.

Komentar

Loading...